Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Indonesia dan AS Sepakati Penghapusan Bea Masuk Transaksi Elektronik

Indonesia dan AS Sepakati Penghapusan Bea Masuk Transaksi Elektronik
Presiden Prabowo Subianto menandatangani Board of Peace Charter. (Instagram.com/sekretariat.kabinet)
Intinya Sih
  • Indonesia dan Amerika Serikat sepakat menghapus bea masuk untuk transaksi elektronik, dengan kebijakan serupa juga akan diterapkan bagi negara-negara Eropa.
  • Kedua negara menyetujui perlindungan data konsumen setara standar Indonesia serta pembatasan transfer data lintas batas sesuai regulasi nasional.
  • Pemerintah Indonesia berkomitmen memperkuat manajemen perdagangan strategis, mempermudah perizinan impor, dan mengurangi hambatan di sektor ICT, kesehatan, serta farmasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan Indonesia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan untuk menghilangkan bea masuk bagi transaksi elektronik antara kedua negara. Namun, ia menegaskan kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk AS, tetapi juga akan diperluas kepada negara-negara Eropa.

Kesepakatan ini menjadi salah satu poin utama dalam pembahasan moratorium di forum Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO).

“Kedua belah pihak sepakat untuk tidak mengenakan bea masuk pada transaksi elektronik, dan kebijakan ini juga akan diberikan kepada negara-negara Eropa, bukan hanya Amerika Serikat,” tegas Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Jumat (20/2/2026).

Selain itu, Indonesia mendorong pengaturan transfer data lintas batas yang terbatas, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Dalam hal ini, Amerika Serikat juga sepakat untuk memberikan perlindungan terhadap data konsumen dengan standar yang setara dengan perlindungan data konsumen yang diterapkan di Indonesia.

“Amerika akan memberikan perlindungan data konsumen setara dengan perlindungan yang berlaku di Indonesia,” tegas Airlangga.

Airlangga juga menambahkan Indonesia akan menerapkan strategi pengelolaan perdagangan (strategic trade management) untuk memastikan agar perdagangan internasional berlangsung aman dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang merugikan, terutama yang berkaitan dengan tujuan perdamaian.

Indonesia, lanjutnya, juga berkomitmen mempermudah perizinan impor dan standarisasi barang, baik di sektor industri maupun pertanian, khususnya yang berasal dari AS.

"Indonesia juga berkomitmen mengurangi hambatan tarif dan non-tarif, serta memberikan kepastian regulasi di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT), kesehatan, dan farmasi," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More