Jakarta, IDN Times - Pemerintah Inggris bersiap mengumumkan pembatasan ekonomi terhadap aktivitas permukiman Israel di Tepi Barat pada Selasa (8/9/2026). Kebijakan ini menjadi teguran diplomatik paling signifikan dari London atas kebijakan ekspansi teritorial Israel di wilayah tersebut.
Rencana pembatasan ini mengemuka di tengah tingginya sorotan global terhadap pendudukan wilayah pascakonflik di Jalur Gaza. Langkah tegas pemerintah Inggris ini diperkirakan berpotensi memicu kebijakan serupa dari negara-negara Eropa lainnya.
