Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ini Jenis BBM yang Bakal Disetop Impornya Mulai 2027

Ini Jenis BBM yang Bakal Disetop Impornya Mulai 2027
Ilustrasi truk BBM Pertamina. (Dok. PPN Sumbagsel).
Intinya Sih

  • Impor bensin beroktan tinggi dihentikan mulai 2027.

  • Hanya akan mengimpor minyak mentah, bukan produk jadi.

  • Avtur juga ditargetkan tak impor lagi mulai 2027.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pemerintah menargetkan Indonesia berhenti mengimpor bensin beroktan menengah hingga tinggi mulai 2027 melalui penguatan kebijakan bioenergi dan optimalisasi kilang dalam negeri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan target tersebut telah dirancang sejak 2026 dan diharapkan rampung pada akhir 2027.

"Kemudian untuk 2026 ini juga telah kita merancang untuk 2027 tidak lagi kita melakukan impor bensin yang RON 92, 95, 98. Nah ini kita akan selesaikan nanti di akhir 2027," kata Bahlil baru-baru ini.

Table of Content

1. Ke depan hanya impor minyak mentah

1. Ke depan hanya impor minyak mentah

Kapal tanker PT Pertamina International Shipping (PIS). (dok. PIS)
Kapal tanker PT Pertamina International Shipping (PIS). (dok. PIS)

Bahlil menjelaskan, ke depan pemerintah akan mendorong kebijakan agar Indonesia hanya mengimpor minyak mentah atau crude oil. Artinya yang diimpor bukan dalam bentuk produk jadi.

Dia mengatakan, kebijakan tersebut dijalankan atas arahan Presiden untuk mengurangi ketergantungan impor produk jadi. Jika langkah itu dapat diwujudkan, ruang terkait impor bahan bakar minyak (BBM) disebut akan semakin menyempit.

"Ke depan kita akan dorong atas perintah Bapak Presiden, kita hanya mengimpor crude-nya saja. Kalau ini mampu kita lakukan, maka gerakan-gerakan tambahan ini semakin tipis," ujar Bahlil.

2. Avtur juga ditargetkan tak impor lagi mulai 2027

IMG-20251002-WA0037.jpg
Pasokan avtur untuk pesawat saat event MotoGP Mandalika 2025. (dok. Pertamina)

Pemerintah menargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor avtur mulai 2027. Pemerintah akan menyiapkan kebutuhan energi strategis, termasuk avtur, sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan energi nasional.

"Negara harus menyiapkan. Termasuk Avtur Bapak Presiden. Jadi Avtur juga 2027 insyaallah tidak lagi kita melakukan impor," kata Bahlil.

3. Setop impor solar ditargetkan mulai tahun ini

IMG-20250317-WA0006.jpg
ilustrasi kapal tanker Pertamina International Shipping (dok. PIS)

Didorong peningkatan mandatori biodiesel dan bertambahnya kapasitas kilang, termasuk RDMP Balikpapan, Indonesia kini mengalami surplus solar sekitar 1,4 juta kiloliter dan ditargetkan menghentikan impor solar mulai 2026.

"Dengan produksi sekarang di Pertamina yang RDMP di Balikpapan, akumulasi konsumsi B40 totalnya sekarang kita surplus kurang lebih sekitar 1,4 juta kiloliter," ujar Bahlil.

FAQ seputar Jenis BBM yang Bakal Disetop Impornya Mulai 2027

BBM apa saja yang bakal disetop impornya mulai 2027?

Pemerintah menargetkan berhentinya impor bensin beroktan menengah hingga tinggi seperti RON 92, RON 95, dan RON 98 pada akhir 2027 sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan impor.

Mengapa impor BBM produk jadi akan dihentikan?

Pemerintah ingin fokus mengimpor minyak mentah (crude oil) saja, lalu memprosesnya di kilang dalam negeri agar ketergantungan pada produk BBM impor berkurang dan kedaulatan energi nasional meningkat.

Apakah semua jenis BBM akan dihentikan impornya?

👉 Tidak semua. Selain bensin RON tinggi, pemerintah juga menargetkan penghentian impor avtur (bahan bakar pesawat) pada 2027. Sedangkan untuk solar (diesel), penghentian impor ditargetkan lebih cepat, yaitu mulai 2026 karena surplus produksi dalam negeri.

Kapan tepatnya penghentian impor BBM akan berlaku?

Rencana ini dijadwalkan rampung pada akhir 2027 untuk bensin RON 92, 95, 98 dan avtur. Sedangkan solar atau diesel diperkirakan dihentikan impornya mulai 2026 karena surplus produksi domestik saat ini.

Bagaimana pemerintah bisa menghentikan impor BBM tersebut?

Program ini didukung oleh beberapa strategi, seperti:Optimalisasi kilang dalam negeri agar produksi BBM cukup untuk kebutuhan domestik.Penguatan kebijakan bioenergi (termasuk biodiesel).Dengan cara ini, pasokan BBM di dalam negeri diharapkan cukup tanpa perlu produk impor.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
Jumawan Syahrudin
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More