Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Prospek Industri Rokok Elektrik 2026 Masih Positif, Ini Sebabnya!

Prospek Industri Rokok Elektrik 2026 Masih Positif, Ini Sebabnya!
PT Delta Sukses Teknologi. (Dok/Istimewa).
Intinya Sih
  • PT Delta Sukses Teknologi mendukung regulasi ketat rokok elektrik demi ekosistem usaha yang sehat, dengan fokus pada peningkatan standar kualitas dan transparansi industri sepanjang 2025 hingga 2026.
  • Penerimaan cukai rokok elektrik tahun 2025 naik 7,38 persen, didorong oleh produk sistem terbuka dan tertutup, menunjukkan tren pertumbuhan positif di tengah penyesuaian regulasi pemerintah.
  • Industri menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi serta mendukung BNN memperkuat pengawasan penyalahgunaan likuid vape ilegal melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan sektor kesehatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Delta Sukses Teknologi menyatakan mendukung langkah pemerintah dalam memperketat regulasi rokok elektrik untuk menciptakan ekosistem usaha yang lebih sehat, transparan, dan bertanggung jawab.

Commercial and Corporate Director, Ira Octaviera, mengatakan, industri kini bergerak menuju ekosistem yang lebih matang setelah periode konsolidasi sepanjang 2025. Konsolidasi ditandai dengan penyesuaian regulasi, penguatan pengawasan, dan fokus pada standar kualitas produk.

"Para pelaku industri kini semakin menitikberatkan langkah pada peningkatan standar kualitas, tata kelola distribusi, serta praktik usaha yang lebih transparan dan edukatif," kata Ira dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).

1. Penerimaan cukai rokok pada tahun lalu tumbuh 7,38 persen

Prospek Industri Rokok Elektrik 2026 Masih Positif, Ini Sebabnya!
PT Delta Sukses Teknologi (DST) yang merupakan produsen vape. (Dok/Istimewa).

Di tengah dinamika yang kompleks, sektor rokok elektrik tetap mencatatkan tren pertumbuhan yang positif. Ira mengatakan, apabila merujuk pada data dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, penerimaan cukai rokok elektrik pada tahun 2025 tumbuh 7,38 persen dibandingkan tahun sebelum.

"Kontribusi didominasi oleh produk rokok elektrik cair sistem terbuka (open-system), diikuti sistem tertutup (closed-system) dan produk berbentuk padat," kata dia.

2. Keberlanjutan industri sangat bergantung pada konsistensi pelaku usaha

Potret vape atau rokok elektrik
Potret vape atau rokok elektrik (unsplash.com/Ivan Florendo)

Dia mengatakan, keberlanjutan industri sangat bergantung pada konsistensi pelaku usaha dalam menjaga standar dan mematuhi regulasi. Oleh karena itu, perseroan berkomitmen memastikan seluruh proses produksi, distribusi dan pemasaran berjalan sesuai ketentuan. Seiring kebutuhan pasar yang semakin beragam, perusahaan juga mengembangkan portofolio produk di segmen closed-system maupun open-system, tetap mengutamakan kualitas dan kepatuhan.

“Standardisasi dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan industri. Inovasi tetap penting, tetapi harus selaras dengan transparansi dan komitmen menghadirkan produk yang bertanggung jawab bagi konsumen,” ujar Ira.

3. Dorong BNN tingkatkan pengawasan pada penyalahgunaan likuid vape secara ilegal

ilustrasi vape (unsplash.com/VapeClubMY)
ilustrasi vape (unsplash.com/VapeClubMY)

Ira mengatakan, pada tahun 2026 proses pengembangan standar dan regulasi produk masih terus berlangsung, termasuk melalui keterlibatan asosiasi serta koordinasi dengan regulator. Selain aspek regulasi produk, industri juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penyalahgunaan perangkat vape untuk aktivitas ilegal, termasuk penggunaan narkoba.

Oleh karena itu, kata dia, industri menyatakan dukungan terhadap langkah Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menetapkan kebijakan yang tepat sekaligus mendorong dialog terbuka antara pemerintah, pelaku usaha, ekosistem industri, dan sektor kesehatan.

“Jadi kami sangat mendukung BNN untuk menerapkan atau menentukan kebijakan yang sangat tepat buat industri, dan kita berharap pemerintah juga akan melakukan dialog terbuka dengan para pelaku industri," ujar dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in Business

See More