Jakarta, IDN Times - Perusahaan makanan ringan asal Jepang, Calbee Inc., akan mengubah desain kemasan pada 14 produk utamanya menjadi warna hitam-putih mulai akhir Mei 2026. Keputusan ini diambil untuk menyiasati terbatasnya pasokan nafta sebagai bahan baku pembuat tinta cetak dan plastik, akibat konflik di kawasan Timur Tengah (Timteng).
Pemerintah Jepang memastikan persediaan nafta di dalam negeri secara umum masih aman. Namun, sejumlah pelaku industri makanan mulai merasakan hambatan ketersediaan barang di lapangan, sehingga mereka mengambil langkah penyesuaian seperti menyederhanakan warna kemasan hingga menaikkan harga jual produk.
