Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai 5,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Laju ekonomi ditopang optimisme peningkatan aktivitas konsumsi dan kinerja penerimaan pajak, khususnya dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).
"Proyeksi kementerian keuangan pertumbuhan di kuartal I dipergerakan 5,5 persen dengan melihat kinerja PPN dan PPnBM atau meningkat cukup signifikan, kemudian ekspektasi konsumen dan sebagainya," kata Juda Agung di Gedung BI, Senin (27/4/2026).
