Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

IPO SpaceX Bakal Berdampak ke Pasar Kripto, Kok Bisa?

IPO SpaceX Bakal Berdampak ke Pasar Kripto, Kok Bisa?
twitter.com/@SpaceX
Intinya Sih
  • Rencana IPO SpaceX dengan valuasi sekitar 1,75 triliun dolar AS diprediksi menjadi ujian besar bagi selera risiko investor global di tengah tekanan pasar kripto.
  • IPO berskala raksasa ini berpotensi menggeser arus modal dari pasar kripto ke saham tradisional, memengaruhi likuiditas dan pergerakan harga aset digital dunia.
  • Respons pasar terhadap IPO SpaceX akan menjadi sinyal kesehatan ekonomi global, sementara investor Indonesia diimbau tetap disiplin dan melakukan diversifikasi portofolio.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Pasar investasi global memasuki pertengahan 2026 dengan satu peristiwa besar yang berpotensi mendefinisikan ulang arah aliran modal dunia, yaitu rencana penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dari SpaceX.

Perusahaan antariksa milik Elon Musk ini dilaporkan memiliki valuasi yang fantastis, yakni mendekati 1,75 triliun dolar AS atau setara dengan sekitar Rp31,36 kuadriliun (kurs Rp17.921 per dolar AS).

Langkah besar SpaceX ini diprediksi akan membawa efek domino yang signifikan, tidak hanya bagi pasar saham tradisional, tetapi juga bagi pasar aset kripto global. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Berikut ulasannya.

1. Rencana IPO raksasa SpaceX

ilustrasi satelit mengorbit bumi (pexels.com/SpaceX)
ilustrasi satelit mengorbit bumi (pexels.com/SpaceX)

Rencana IPO SpaceX disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah pasar modal modern. Valuasinya yang bernilai miliaran dolar AS akan menjadi ujian terbesar bagi selera risiko investor global tahun ini.

Momentum itu hadir di tengah kondisi pasar yang cukup kontras. Indeks saham AS seperti S&P 500 dan Nasdaq masih mampu bertahan di dekat level tertinggi historisnya.

Di sisi lain, pasar kripto justru sedang bergerak di bawah tekanan berat, di mana Bitcoin telah terkoreksi lebih dari 20 persen dalam satu bulan terakhir dan lebih dari 10 persen dalam sepekan terakhir.

Kondisi ini mencerminkan kehati-hatian investor yang kini lebih selektif dalam menempatkan modal di aset berisiko tinggi.

Analis Reku, Fahmi Almuttaqin, menilai dinamika ini sebagai cerminan dari kondisi pasar yang semakin matang.

"Investor sekarang tidak bergerak serentak ke satu arah. Modal tersebar ke berbagai tema seperti AI, infrastruktur digital, energi, dan robotik. Di kripto pun, hanya aset dengan fundamental dan narasi yang benar-benar kuat yang mendapat perhatian serius. Ini sebenarnya sinyal positif untuk kesehatan pasar jangka panjang, tapi memang menuntut pendekatan yang lebih terukur dari investor," ujar Fahmi dikutip Senin, (15/6/2026).

2. Pergeseran arus modal global

Ilustrasi dolar AS (freepik.com/jcomp)
Ilustrasi dolar AS (freepik.com/jcomp)

Munculnya peluang investasi berskala raksasa seperti SpaceX di pasar saham tradisional berpotensi membuka dinamika baru yang menggeser peta aliran dana.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar kripto telah menjadi salah satu tujuan utama bagi para investor yang memburu pertumbuhan tinggi (high growth).

Namun, ketika opsi investasi dengan skala masif kembali tersedia di pasar ekuitas konvensional, sebagian modal institusional diproyeksikan akan beralih arah demi memanfaatkan momentum pertumbuhan jangka panjang yang ditawarkan oleh SpaceX.  Hal inilah yang kemudian ikut memengaruhi likuiditas dan pergerakan harga di pasar aset digital tersebut.

3. Sinyal kesehatan likuiditas pasar

ilustrasi cryptocurrency ( pexels.com/Worldspectrum )
ilustrasi cryptocurrency (pexels.com/Worldspectrum )

Bagaimana respons pasar terhadap IPO SpaceX nantinya akan menjadi indikator atau sinyal penting untuk membaca kesehatan ekonomi global. Fahmi Almuttaqin menambahkan bahwa tingkat penyerapan pasar terhadap saham SpaceX akan mengonfirmasi kondisi psikologis investor saat ini.

"Jika penyerapannya kuat, itu konfirmasi bahwa selera risiko global masih sehat dan investor masih percaya pada pertumbuhan jangka panjang sektor teknologi. Kalau sebaliknya, itu bisa jadi tanda bahwa likuiditas global mulai mengetat lebih serius dari yang kita perkirakan," ujar Fahmi.

Apalagi, SpaceX bukan sekadar perusahaan roket biasa. Melalui layanan Starlink yang saat ini sudah aktif di lebih dari 100 negara, perusahaan ini memegang posisi strategis di sektor konektivitas global serta pertahanan yang sangat sulit untuk ditandingi oleh kompetitor lain dalam waktu dekat.

4. Dampak bagi investor Indonesia

ilustrasi cryptocurrency (unsplash.com/Pierre Borthiry)
ilustrasi cryptocurrency (unsplash.com/Pierre Borthiry)

Dinamika yang dipicu oleh rencana IPO SpaceX, koreksi pada pasar kripto, serta arah kebijakan suku bunga The Fed bukanlah isu yang jauh dan hanya relevan bagi investor asing.

Ketiga faktor global ini secara langsung memberikan pengaruh nyata pada sentimen investor domestik, nilai tukar rupiah, serta arus modal yang masuk ke Indonesia.

Menghadapi situasi pasar global yang penuh perubahan ini, investor di dalam negeri diimbau untuk tidak gegabah. Diversifikasi dan kedisiplinan menjadi kunci utama agar portofolio investasi tetap terjaga dengan aman.

"Dalam kondisi seperti ini, pendekatan investasi yang disiplin dan terdiversifikasi jauh lebih relevan dibanding upaya mengejar momentum jangka pendek. Investor yang memahami tema-tema pertumbuhan besar ke depan, dan memposisikan diri lebih awal, biasanya yang paling diuntungkan," tutur Fahmi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More