Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Digital, Gak Cuma Teknologi

4 Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Digital, Gak Cuma Teknologi
ilustrasi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital (pexels.com/Jeffry Surianto)
Intinya Sih
  • Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai USD600 miliar pada 2030, didorong oleh bonus demografi, peningkatan pengguna internet, serta ekosistem digital yang makin inklusif dan matang.
  • Bonus demografi dengan dominasi usia produktif mempercepat adopsi teknologi di berbagai sektor, sementara konektivitas internet tinggi mendorong pertumbuhan e-commerce, fintech, dan layanan digital lainnya.
  • Pemerintah fokus memperkuat infrastruktur digital seperti jaringan internet dan pusat data untuk mendukung inovasi, memperluas akses layanan digital, serta menjaga keberlanjutan ekonomi digital nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital menjadi topik yang semakin relevan seiring pesatnya transformasi teknologi di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas masyarakat, pelaku usaha, hingga layanan publik semakin terhubung dengan ekosistem digital yang terus berkembang. Perubahan ini membuat ekonomi digital diproyeksikan menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama Indonesia pada masa depan melalui faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Dilansir Kementerian Komunikasi dan Digital, ekonomi digital Indonesia berpotensi mencapai USD600 miliar pada 2030 jika didukung oleh ekosistem yang semakin kuat dan inklusif. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa perkembangan ekonomi digital gak hanya ditopang oleh teknologi, tetapi juga oleh sumber daya manusia, pengguna internet, platform digital, hingga infrastruktur pendukung yang semakin matang. Lalu, apa saja faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital yang membuat Indonesia memiliki potensi besar di era digital?

1. Bonus demografi menjadi modal besar ekonomi digital

ilustrasi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital
ilustrasi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital (pexels.com/Ahmad Firdaus)

Bonus demografi menjadi salah satu faktor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang besar dan didominasi usia produktif, Indonesia memiliki pasar sekaligus sumber daya manusia yang mampu mempercepat adopsi teknologi di berbagai sektor. Kondisi ini membuat masyarakat lebih cepat menerima inovasi digital, mulai dari layanan keuangan hingga perdagangan berbasis aplikasi.

Dalam beberapa tahun ke depan, jumlah penduduk usia produktif akan terus meningkat. Dilansir Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, pada 2025 jumlah penduduk usia produktif mencapai sekitar 197,13 juta jiwa dan diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 203 juta jiwa pada 2030. Peningkatan ini menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat ekonomi digital karena kelompok usia produktif umumnya lebih aktif memanfaatkan teknologi dan layanan digital.

2. Jumlah pengguna internet terus meningkat

ilustrasi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital
ilustrasi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital (magnific.com/freepik)

Meningkatnya akses internet menjadi faktor lain yang mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Dilansir BINUS University Business School, lebih dari 73 persen masyarakat Indonesia telah terhubung dengan internet dan perangkat seluler menjadi sarana utama dalam mengakses layanan digital. Tingginya konektivitas tersebut membuat berbagai aktivitas ekonomi semakin mudah dilakukan secara daring.

Perubahan perilaku masyarakat ini turut mendorong pertumbuhan berbagai sektor digital seperti e-commerce, fintech, dan layanan berbasis aplikasi lainnya. Menurut laporan Google, Temasek, dan Bain yang dilansir BINUS University Business School, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan meningkat dari USD77 miliar pada 2022 menjadi USD146 miliar pada 2025. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa internet kini telah menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia.

3. Platform digital memperluas aktivitas ekonomi

ilustrasi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital
ilustrasi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital (pexels.com/iMin Technology)

Perkembangan platform digital membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Berbagai sektor seperti e-commerce, fintech, healthtech, dan edutech menghadirkan cara baru untuk bertransaksi, belajar, memperoleh layanan kesehatan, hingga mengembangkan bisnis.

Dilansir Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, e-commerce Indonesia menyumbang sekitar 40 persen pangsa pasar ASEAN dengan nilai mencapai USD77 miliar pada 2023. Pemerintah juga memperkirakan ekonomi digital Indonesia dapat tumbuh empat kali lipat hingga mencapai USD210–360 miliar pada 2030, sementara nilai transaksi pembayaran digital diproyeksikan menembus USD760 miliar. Pertumbuhan tersebut turut didorong oleh sekitar 64 juta UMKM yang telah masuk ke dalam ekosistem digital.

Perubahan perilaku masyarakat juga menjadi pendorong penting perkembangan ekonomi digital. Dilansir IDN Research Institute melalui laporan Indonesia Millennial and Gen Z Report 2025, sekitar 60 persen generasi milenial dan Gen Z telah menggunakan mobile banking, sedangkan 58 persen rutin memakai e-wallet. QRIS pun semakin populer sebagai metode pembayaran digital karena dinilai praktis oleh 63 persen pengguna, terutama di kalangan Gen Z yang semakin terbiasa bertransaksi secara nontunai.

4. Infrastruktur digital memperkuat fondasi pertumbuhan

ilustrasi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital
ilustrasi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi digital (pexels.com/Brett Sayles)

Pertumbuhan ekonomi digital membutuhkan dukungan infrastruktur yang kuat agar dapat berjalan secara berkelanjutan. Karena itu, pembangunan jaringan internet, pusat data, serta teknologi cloud computing terus menjadi fokus dalam transformasi digital nasional. Infrastruktur yang memadai memungkinkan layanan digital diakses lebih cepat, aman, dan merata oleh masyarakat maupun pelaku usaha.

Salah satu syarat utama berkembangnya ekonomi digital adalah tersedianya infrastruktur jaringan, infrastruktur teknologi informasi, serta pusat data yang mendukung aktivitas digital. Selain itu, teknologi seperti pusat data dan cloud computing membantu perusahaan maupun institusi mengelola data secara lebih efisien, aman, dan fleksibel. Kehadiran infrastruktur digital yang semakin kuat menjadi fondasi penting untuk mendukung inovasi, memperluas akses layanan digital, serta menjaga pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam jangka panjang.

Pertumbuhan ekonomi digital menunjukkan bahwa kemajuan teknologi bukan hanya ditentukan oleh inovasi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, konektivitas internet, platform digital, dan infrastruktur yang mendukungnya. Jika faktor-faktor tersebut terus diperkuat secara beriringan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi digital terbesar di kawasan dalam beberapa tahun mendatang.

Diskusi tema "WHERE CAN NEW GROWTH COME FROM?" akan hadir dalam sesi The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age pada Indonesia Summit 2026, 17–18 Juni di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta — Dapatkan tiketnya di bit.ly/IS_26.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More