Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KUR Rp237 Triliun Sudah Tersalurkan, 3,6 Juta UMKM Jadi Penerima

3 min read
KUR Rp237 Triliun Sudah Tersalurkan, 3,6 Juta UMKM Jadi Penerima
Deputi Bidang Usaha Mikro Riza Damanik, Deputi Bidang Kewirausahaan M. Riza Damanik. (Dok/Istimewa).
  • Hingga 29 September 2026, penyaluran KUR mencapai Rp237 triliun atau 87 persen dari target Rp295 triliun, dengan lebih dari 3,6 juta UMKM sebagai debitur.
  • Realisasi debitur baru mencapai 1.147.082 dari target 1,3 juta, sementara debitur yang naik kelas baru sekitar 511.000 dari target 1.105.793.
  • Penyaluran KUR ke sektor produktif mencapai 65,7 persen, melampaui target 65 persen; sektor ekonomi kreatif menerima hampir Rp23 triliun untuk hampir 400.000 UMKM.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 29 September 2026 telah mencapai Rp237 triliun atau sekitar 87 persen dari target penyaluran tahun ini sebesar Rp295 triliun.

"Per 29 September 2026 kita telah menyalurkan sebanyak Rp237 triliun atau 87 persen dari target yang ingin dicapai di tahun 2026. Terhadap Rp237 triliun itu, tercatat debiturnya ada 3,6 juta lebih UMKM," kata Deputi Bidang Usaha Mikro Riza Damanik, Deputi Bidang Kewirausahaan M. Riza Damanik, dalam acara Simposium Nasional dengan tema Strategi Percepatan Pertumbuhan 8 Persen, Rabu (30/9/2026).

  1. 1. Debitur naik kelas baru mencapai 511.208

    Screenshot_20260930_102343_YouTube.jpg
    Realisasi penyaluran KUR per 29 september 2026. (Dok/Istimewa).

    Riza mengatakan, pemerintah juga menargetkan penambahan 1,3 juta debitur baru melalui program KUR pada tahun ini dan realisasinya baru 1.147.082 debitur atau sekitar 83,5 persen dari target. Dengan capaian tersebut, target debitur baru dinilai masih berada dalam jalur untuk tercapai hingga akhir tahun.

    Selain menambah debitur baru, pemerintah mendorong debitur KUR untuk naik kelas atau graduasi. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan sebanyak 1.105.793 debitur dapat mengalami graduasi. Pasalnya, realisasi debitur yang telah graduasi baru mencapai sekitar 511.000 debitur. Artinya, capaian tersebut masih perlu dikejar dalam sisa waktu 2026.

    "Kita ada PR untuk mengejar yang debitur graduasi. Saat ini angkanya sudah 511 ribu," ujar Riza.

  2. 2. Optimalkan penyaluran ke sektor produktif

    Lahan pertanian di Desa Kabar Kecamatan Sakra Lotim saat ditanami padi (IDN Times/Ruhaili)
    Lahan pertanian di Desa Kabar Kecamatan Sakra Lotim saat ditanami padi (IDN Times/Ruhaili)

    Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong agar penyaluran KUR lebih banyak masuk ke sektor produksi. Tahun ini, target penyaluran KUR ke sektor produksi ditetapkan minimal 65 persen. Namun, realisasinya telah mencapai 65,7 persen atau melebihi target yang ditetapkan.

    Menurut dia, peningkatan penyaluran ke sektor produksi menjadi penting karena KUR diharapkan tidak hanya menopang sektor perdagangan, tetapi juga mendorong penciptaan nilai tambah dan lapangan kerja.

    "Sektor produksi yang dimaksud antara lain pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, pengolahan makanan, kuliner, hingga ekonomi kreatif," tegasnya.

  3. 3. Penyaluran KUR ke sektor kreatif hampir mencapai Rp23 triliun

    Ilustrasi Cadangan Devisa (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi Cadangan Devisa (IDN Times/Arief Rahmat)

    Riza mengatakan, penyaluran KUR ke sektor produksi mulai menembus 60 persen untuk pertama kalinya pada 2025. Pada tahun tersebut, pemerintah menargetkan porsi penyaluran ke sektor produksi sebesar 60 persen.

    "Karena tahun lalu tembus 60 persen tahun ini dilebihkan menjadi lebih dari 65 persen. Mudah-mudahan kalau tidak ada perubahan, di akhir tahun posisi ini akan konsisten di angka tersebuta tau bahkan lebih dari 65 persen," katanya.

    Sementara itu, penyaluran KUR ke sektor ekonomi kreatif hingga 29 September 2026 tercatat hampir Rp23 triliun. Penyaluran tersebut diberikan kepada hampir 400.000 UMKM di sektor ekonomi kreatif. Dengan demikian, penyaluran KUR ke sektor ekonomi kreatif berkontribusi sekitar 9 persen-10 persen terhadap total penyaluran KUR hingga saat ini.

    Riza menilai pergeseran penyaluran KUR menuju sektor-sektor produktif menjadi salah satu indikator membaiknya kualitas penyaluran pembiayaan UMKM.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More