Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Itu KUR? Pahami Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya!

Apa Itu KUR? Pahami Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya!
ilustrasi UMKM (IDN Times/Aditya Pratama)

  • KUR adalah program pinjaman bersubsidi pemerintah sejak 5 November 2007, disalurkan bank atau lembaga keuangan untuk membantu UMKM produktif dan layak memperoleh modal.
  • Jenis KUR mencakup Super Mikro, Mikro, Kecil, Penempatan PMI, dan Khusus; masing-masing ditujukan bagi kebutuhan serta skala usaha yang berbeda.
  • Subsidi bunga KUR membantu menjaga arus kas, membeli bahan baku, menambah alat produksi, atau ekspansi; penyalurnya antara lain BRI, BTN, dan Bank BJB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Apa itu KUR atau kredit usaha rakyat sering banget jadi pertanyaan yang muncul di benak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang lagi butuh tambahan modal. Kalau kamu salah satunya, kamu nggak sendirian kok!

UMKM memang jadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Sektor ini nyumbang sekitar 60 persen pertumbuhan ekonomi nasional dan menyediakan 97 persen lapangan kerja. Angka yang luar biasa banget, kan? Tapi sayangnya, kontribusi sebesar itu belum diimbangi dengan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau.

Banyak pelaku usaha yang masih kesulitan dapet modal buat bertahan atau bahkan mengembangkan bisnisnya. Nah, di sinilah pinjaman KUR hadir sebagai solusi pembiayaan yang lebih ringan dan ramah kantong. Yuk, kita bahas pelan-pelan biar kamu makin paham dan siap memanfaatkannya!

  1. 1. Pengertian apa itu KUR dan cara kerjanya

    Ilustrasi pengajuan pinjaman KUR, menggambarkan proses pengisian data dan dokumen untuk memperoleh kredit usaha.
    Ilustrasi pengajuan pinjaman KUR (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Simpelnya, KUR adalah program pinjaman bersubsidi dari pemerintah yang dirancang khusus buat membantu UMKM dapet akses permodalan. Dana pinjaman ini disalurkan oleh bank atau lembaga keuangan, sementara pemerintah memberikan subsidi bunga dan penjaminan.

    Program ini diluncurkan sejak 5 November 2007 sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pengembangan sektor riil. Lalu target utamanya?

    Membantu pelaku usaha yang bisnisnya produktif dan layak, tapi belum punya agunan yang memadai. Jadi, kamu nggak perlu pusing mikirin jaminan besar-besaran buat dapetin modal!

  2. 2. Jenis-jenis KUR yang bisa kamu pilih

    ilustrasi mencatat besaran pinjaman (pexels.com/Pixabay)
    ilustrasi mencatat besaran pinjaman (pexels.com/Pixabay)

    Pemerintah menyediakan berbagai jenis KUR sesuai dengan kebutuhan dan skala usahamu. Berikut pilihannya:

    • KUR Super Mikro – Cocok buat kamu yang baru mulai merintis usaha atau punya skala usaha sangat kecil.
    • KUR Mikro – Buat usaha mikro yang udah berjalan minimal 6 bulan dan butuh modal lebih besar.
    • KUR Kecil – Ditujukan buat usaha kecil yang ingin ekspansi atau memperluas kapasitas bisnis.
    • KUR Penempatan PMI – Membantu calon Pekerja Migran Indonesia membiayai kebutuhan penempatan kerja di luar negeri.
    • KUR Khusus – Untuk kelompok usaha berbasis klaster, terutama di sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, atau peternakan.

  3. 3. Manfaat KUR untuk perkembangan usahamu

    ilustrasi pengusaha laki-laki (pexels.com/Mikhail Nilov)
    ilustrasi pengusaha laki-laki (pexels.com/Mikhail Nilov)

    Mengajukan KUR bukan cuma soal dapet modal, tapi juga soal menjaga kesehatan finansial bisnismu. Dengan suku bunga yang rendah karena subsidi pemerintah, kamu bisa:

    • Menjaga arus kas (cash flow) tetap stabil
    • Beli bahan baku tanpa khawatir bunga mencekik
    • Tambah alat produksi atau buka cabang baru
    • Fokus ngembangin bisnis tanpa terbebani biaya pinjaman yang tinggi

  4. 4. Kenapa KUR layak jadi pilihan utama?

    Apa Itu KUR? Pahami Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya!
    ilustrasi menunggu dana pinjaman KUR ke rekening bank (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Buat pebisnis yang belum punya aset besar buat jaminan, KUR adalah pilihan paling realistis dan aman. Tanpa persyaratan agunan berat (terutama untuk plafon tertentu), kamu bisa dapet modal kerja secara legal lewat lembaga keuangan terpercaya.

    Ini jauh lebih aman dibanding minjem ke rentenir atau pinjaman informal yang bunganya bisa bikin bisnis kamu gulung tikar. Jadi, kenapa nggak manfaatin program pemerintah yang memang dirancang buat membantu kamu?

  5. 5. Syarat pengajuan KUR

    Ilustrasi persiapan berkas pengajuan KUR dengan dokumen, alat tulis, dan perangkat kerja di atas meja.
    ilustrasi mempersiapkan berkas pengajuan KUR (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

    Sebelum kamu langsung meluncur ke bank, ada baiknya kita cek dulu "bekal" dasarnya.

    Tenang, syarat pengajuan KUR di tahun 2026 ini sebenarnya cukup masuk akal dan hampir seragam di berbagai bank. Tujuannya cuma satu: memastikan usahamu benar-benar layak, serius, dan siap untuk berkembang!

    Berikut adalah daftar syarat dasar yang perlu kamu siapkan:

    • Warga Negara Indonesia (WNI): Syarat mutlak yang wajib dipenuhi.
    • Usaha Sudah Berjalan Minimal 6 Bulan: Bank ingin melihat bahwa bisnismu sudah punya "napas" dan track record yang stabil, bukan sekadar ide di atas kertas.
    • Bersih dari Kredit Produktif Lain: Kamu tidak sedang memiliki kredit produktif dari bank lain (kecuali KUR itu sendiri). Ini penting agar beban utangmu tetap terjaga dan sehat.
    • Punya Legalitas Usaha: Memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan/desa. Ini adalah bukti nyata kalau usahamu resmi dan diakui.
    • Dokumen Identitas Lengkap: Siapkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), dan dokumen pendukung usaha lainnya (seperti foto tempat usaha atau catatan keuangan sederhana).

  6. 6. Rekomendasi bank penyalur KUR untuk UMKM

    Nasabah sedang menunggu antrian layanan di salah satu kantor cabang Bank BTN. (IDN Times/Hana Adi Perdana)
    Nasabah sedang menunggu antrian layanan di salah satu kantor cabang Bank BTN. (dok.IDN Times/Hana Adi Perdana)

    Berikut beberapa bank yang menawarkan KUR dengan skema kompetitif:

    1. BRI
    Salah satu penyalur KUR terbesar dengan dua pilihan utama:

    • KUR Mikro (plafon hingga Rp100 juta): Tenor KMK maksimal 3 tahun, KI 5 tahun, bunga 6 persen efektif/tahun, tanpa biaya administrasi dan provisi.
    • KUR Kecil (Rp100 juta–Rp500 juta): Tenor KMK hingga 4 tahun, KI 5 tahun, bunga sama, tapi butuh agunan sesuai ketentuan bank.

    2. BTN
    Menyediakan KUR hingga Rp500 juta buat pelaku usaha perorangan maupun badan usaha. Dengan bunga mulai 6 persen efektif/tahun, tenor hingga 5 tahun, dan bebas provisi, BTN jadi pilihan menarik buat modal kerja atau investasi.

    3. Bank BJB
    Menawarkan KUR buat usaha yang udah berjalan minimal 6 bulan, dengan plafon hingga Rp500 juta dan bunga ringan tanpa biaya provisi. Pilihan plafonnya beragam:

    • KUR Super Mikro (hingga Rp10 juta)
    • Usaha Mikro (Rp10–50 juta)
    • Usaha Kecil (Rp50–500 juta)
      Untuk KUR di atas Rp100 juta, debitur wajib sediain agunan sesuai ketentuan bank.

    Memahami apa itu KUR serta berbagai jenis dan syarat pengajuannya adalah langkah awal yang cerdas sebelum kamu mengajukan pembiayaan. Dengan suku bunga rendah dan tenor yang fleksibel, program ini bisa jadi katalis utama buat menaikkan kelas bisnis UMKM kamu.

    Sudah siap bawa usahamu ke level berikutnya tahun ini? Pilih bank penyalur yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnismu, dan ajukan pinjaman KUR dengan cermat ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More