Perubahan perilaku konsumen dalam berbelanja melalui platform digital membuat live commerce semakin relevan bagi brand. Kanal ini tidak lagi hanya digunakan untuk aktivitas promosi atau kampanye, tetapi mulai dilihat sebagai bagian dari strategi penjualan online yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Riset NielsenIQ terhadap 1.016 pengguna internet di 41 kota di Indonesia menunjukkan, 78 persen responden memilih live shopping sebagai fitur yang paling disukai selama periode Mega Sales. Sebanyak 51 persen responden mengatakan mereka berbelanja lebih sering melalui sesi live, sementara 44 persen mengaku mengeluarkan lebih banyak uang saat berbelanja melalui live shopping dibandingkan pembelian reguler.
Melihat peluang tersebut, LYVE.IN hadir sebagai B2B live streaming service yang membantu brand mengembangkan dan mengoptimalkan live streaming sebagai salah satu channel pertumbuhan bisnis.
