Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mari Elka Wanti-wanti Pelemahan Rupiah yang Lebih Dalam dari Tetangga

Mari Elka Wanti-wanti Pelemahan Rupiah yang Lebih Dalam dari Tetangga
Mari Elka Pangestu dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Mari Elka Pangestu menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat, namun rupiah melemah lebih dalam dibanding negara sepadan sehingga perlu kewaspadaan menjaga kepercayaan pasar dan masyarakat.
  • Dalam pertemuan dengan DPR, DEN memaparkan kondisi ekonomi terkini serta pentingnya respons cepat menghadapi ketidakpastian global yang berdampak pada stabilitas ekonomi nasional.
  • DEN, Kemenkeu, dan BI sepakat memperkuat koordinasi fiskal-moneter untuk menjaga stabilitas makroekonomi di tengah tekanan global seperti kenaikan harga minyak dan potensi inflasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengungkapkan fundamental ekonomi Indonesia saat ini cukup baik. Namun, Indonesia menghadapi tekanan pelemahan nilai tukar rupiah yang lebih dalam dibandingkan negara-negara sepadan (peers).

Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu mengatakan situasi tersebut membuat pemerintah dan otoritas terkait harus tetap waspada serta fokus dalam menjaga tingkat kepercayaan (confidence dan trust) pasar serta masyarakat.

"Keadaan ekonomi Indonesia sebetulnya secara fundamental cukup baik. Namun, kita memang menghadapi pelemahan rupiah yang lebih daripada peers kita. Berarti kita juga harus mewaspadai bagaimana menjaga isu confidence dan trust, ya," katanya dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (29/6/2026).

1. ​Masing-masing lembaga bertanggung jawab jaga kepercayaan pasar

20260629_114506.jpg
Konferensi pers pimpinan DPR RI dan pemerintah. (IDN Times/Trio Hamdani)

​Menurut Mari Elka, upaya menjaga kepercayaan tersebut berkaitan erat dengan langkah dan kebijakan teknis yang akan diambil oleh masing-masing lembaga yang bertanggung jawab.

Dia hari ini menghadiri pertemuan yang digelar bersama DPR RI. Menurutnya itu menjadi ruang yang sangat baik untuk saling bertukar pikiran. Sinergi tersebut dinilai penting karena semua pihak memiliki tujuan yang sama.

"Saya rasa ini forum yang baik untuk melakukan tukar pikiran antara kita semua karena kita ingin tentunya ekonomi Indonesia maju," ujarnya.

2. ​DEN paparkan kondisi ekonomi terkini dan ketidakpastian global

Grafik pertumbuhan ekonomi
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (unsplash.com/Loui Kiær)

Pada pertemuan di DPR tersebut Mari Elka memberikan paparan komprehensif mengenai situasi ekonomi terkini sekaligus merumuskan respons terbaik dalam menghadapi dinamika global maupun domestik.

Berdasarkan hasil pembahasan bersama Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), disepakati seluruh negara di dunia saat ini sedang menghadapi situasi global yang tidak pasti, sehingga respons dari masing-masing negara menjadi hal yang sangat penting.

"Semua negara menghadapi keadaan global yang memang tidak pasti. Yang penting bagaimana sebuah negara itu merespons terhadap keadaan global yang tidak pasti itu," paparnya.

3. ​Koordinasi fiskal-moneter diperkuat

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (freepik.com)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (freepik.com)

​Guna menghadapi ketidakpastian global tersebut, prioritas jangka pendek yang disepakati adalah menjaga stabilitas makroekonomi. Dampak nyata dari situasi global, salah satunya melalui kenaikan harga minyak dunia yang memicu inflasi dan mulai memengaruhi daya beli masyarakat.

​Sebagai langkah antisipasi, DEN bersama Kemenkeu dan BI berfokus membahas langkah-langkah penanganan, baik dari sisi kebijakan fiskal maupun moneter, serta memperkuat koordinasi di antara kedua sektor tersebut demi menjaga stabilitas perekonomian nasional.

"Ini menjadi prioritas untuk menjaga kestabilan makro. Dan apa langkah-langkah yang perlu dilakukan baik dari segi fiskal maupun dari segi moneter, dan koordinasi antara fiskal dan moneter itulah yang kita bahas, ya" kata Mari Elka.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina

Related Articles

See More