Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Suahasil Lantik Anak Buah, Sempurnakan Pengisian Jabatan Era Purbaya

2 min read
Suahasil Lantik Anak Buah, Sempurnakan Pengisian Jabatan Era Purbaya
Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Lingkungan Kementerian Keuangan, Senin (21/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Suahasil Nazara melantik sejumlah pejabat Kemenkeu pada Senin (21/9/2026).
  • Pelantikan disebut sebagai penyempurnaan penunjukan pejabat pada era Purbaya Yudhi Sadewa.
  • Baperjakat membahas kebutuhan organisasi serta pertimbangan individu untuk promosi dan mutasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melantik sejumlah pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Senin (21/9/2026). Hal itu dia sebut sebagai kelanjutan dari pengisian jabatan yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir.

Pelantikan itu juga menjadi bagian dari penyempurnaan atas penunjukan pejabat yang telah dilakukan sebelumnya di era Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

"Selama beberapa hari terakhir ada usulan penyempurnaan atas pelantikan-pelantikan penunjukan yang sudah dilakukan," kata Suhasil dalam Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Lingkungan Kementerian Keuangan, Senin (21/9/2026).

Suahasil menjelaskan, dalam pelantikan sebelumnya terdapat pejabat yang belum mengikuti prosesi karena berhalangan. Menurutnya, pejabat yang sudah dilantik sebelumnya tetap sah menjalankan tugas dan jabatannya karena proses penetapan dan pelantikan telah dilakukan.

  1. 1. Pengisian jabatan dibahas di Baperjakat

    20260921_084304.jpg
    Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Lingkungan Kementerian Keuangan, Senin (21/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

    Suahasil mengatakan penyempurnaan pengisian jabatan kali ini telah melalui pembahasan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kemenkeu.

    Pembahasan tersebut diikuti para pimpinan unit eselon I Kementerian Keuangan. Mereka membahas kebutuhan organisasi dan pertimbangan terhadap masing-masing individu, termasuk dalam proses promosi dan mutasi. Hasil pembahasan Baperjakat kemudian dilaporkan kepada Suahasil.

    "Telah dilakukan penyempurnaan pengisian pejabat di lingkungan keuangan, saya telah mendapatkan laporan resmi dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan," ujar dia.

  2. 2. Pejabat pimpinan tinggi pratama dilantik Menkeu

    20260921_084318.jpg
    Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Lingkungan Kementerian Keuangan, Senin (21/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

    Suahasil mengatakan dirinya telah menetapkan keputusan Menteri Keuangan terkait pengisian jabatan tersebut. Dalam pelantikan hari ini, dia mengambil sumpah dan melantik pejabat pimpinan tinggi pratama.

    "Saya telah menetapkan keputusan menteri keuangan seperti yang dibaca tadi untuk pengisian jabatan tersebut dan baru saja saya melantik saudara-saudara, mengambil sumpah saudara-saudara karena saudara-saudara adalah pejabat pimpinan tinggi pratama," paparnya.

    Sementara itu, pejabat administrator, pengawas, serta pejabat fungsional yang setara dilantik oleh pimpinan unit eselon I masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku.

  3. 3. Suahasil pastikan Baperjakat jaga sistem merit

    Gedung Kementerian Keuangan. (Dok/Istimewa).
    Gedung Kementerian Keuangan. (Dok/Istimewa).

    Menurut Suahasil, Baperjakat menjadi bagian penting untuk menjaga penerapan sistem merit di Kementerian Keuangan. Proses tersebut berjalan berjenjang dan berkaitan dengan talent management. Dalam proses itu, kinerja dan karakteristik pegawai menjadi bagian dari pertimbangan untuk menentukan pejabat yang akan mengisi suatu jabatan melalui mutasi maupun promosi.

    Suahasil mengatakan proses tersebut diarahkan agar pengisian jabatan berjalan secara kredibel dan dipahami sebagai sistem yang berlaku di lingkungan Kementerian Keuangan.

    "Untuk itu kita akan terus memperkuat tata kelola organisasi dan menjaga kepastian, menjaga akuntabilitas, dan memperkuat kepercayaan terhadap institusi," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More