ilustrasi Beijing, China (pexels.com/zhang kaiyv)
Salah satu ciri khas investasi luar negeri China adalah dominasi perusahaan milik negara atau state-owned enterprises. Berbeda dengan banyak negara Barat yang mengandalkan sektor swasta, ekspansi global China banyak digerakkan oleh perusahaan yang memiliki hubungan erat dengan pemerintah. Perusahaan-perusahaan tersebut umumnya beroperasi di sektor strategis seperti energi, utilitas, infrastruktur, dan logistik. Peran mereka sangat besar dalam mendorong investasi China ke berbagai belahan dunia.
State Grid menjadi salah satu contoh paling menonjol dari strategi tersebut. Perusahaan utilitas raksasa ini telah menginvestasikan lebih dari 33 miliar dolar AS atau sekitar Rp537 triliun di luar negeri sejak 2005. Investasinya tersebar di Australia, Brasil, Chile, Italia, Rusia, hingga Filipina. Besarnya nilai investasi tersebut menunjukkan skala ekspansi global yang dilakukan perusahaan milik negara China.
Selain State Grid, terdapat pula China National Petroleum Corporation dan China Three Gorges yang aktif berinvestasi di luar negeri. Kedua perusahaan tersebut telah menanamkan modal bernilai puluhan miliar dolar dalam berbagai proyek energi dan infrastruktur. Tujuannya adalah membantu memenuhi kebutuhan sumber daya China yang terus meningkat. Pada saat yang sama, investasi tersebut juga mendukung pembangunan ekonomi di sejumlah negara berkembang.
Data China Global Investment Tracker yang dikembangkan American Enterprise Institute dan Heritage Foundation menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan China telah menginvestasikan lebih dari 1,558 triliun dolar AS atau sekitar Rp25.395 triliun ke berbagai negara sepanjang 2005 hingga 2025. Amerika Serikat menjadi penerima terbesar dengan nilai sekitar Rp3.327 triliun, disusul Australia dan Inggris yang masing-masing menerima lebih dari Rp1.700 triliun.
Indonesia berhasil masuk ke dalam delapan besar tujuan investasi China dengan total sekitar Rp805 triliun. Kehadiran Indonesia dalam daftar tersebut menunjukkan pentingnya posisi ekonomi nasional di mata investor global. Jika tren ini terus berlanjut, pengaruh investasi China terhadap perekonomian dunia diperkirakan akan semakin besar pada tahun-tahun mendatang.