OJK Bakal Gelar Pertemuan Lanjutan dengan MSCI Senin Depan

- OJK ingin menyelesaikan urusan dengan MSCI sebelum Mei 2026
- OJK serius merespons MSCI dan memberikan respons terhadap apa yang disampaikan
- OJK akan menggelar pertemuan lanjutan dengan MSCI pada Senin pekan depan untuk membahas persyaratan medium term
Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku bakal kembali menggelar pertemuan dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Senin (2/2/2026). Hal tersebut dilakukan guna memberikan konfirmasi terkait penyesuaian yang sudah dilakukan pasar modal Indonesia terhadap pembekuan rebalancing indeks saham.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar mengatakan, regulator dan otoritas pasar ingin mengetahui apakah perbaikan yang dilakukan sudah memenuhi keinginan MSCI dan sekaligus menyampaikan pendalaman serta informasi tambahan yang dibutuhkan.
"Jadi kalau mengenai pemenuhannya itu, apakah memenuhi apa yang diharapkan oleh MSCI atau sebelum, tetapi dalam waktu dekat Pak Iman (Dirut BEI Iman Rachman) akan mengonfirmasi apakah penyesuaian tadi, memenuhi apa yang mereka (MSCI) maksudkan," ujar Mahendra dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
1. OJK tidak ingin urusan dengan MSCI berlarut-larut

Mahendra menegaskan, pihaknya tidak ingin urusan dengan MSCI secara berlarut-larut. Mahendra pun berharap segala urusan dengan MSCI dapat selesai dari jangka waktu yang telah ditetapkan atau Mei 2026. Segala informasi tambahan dan pendalaman lebih lanjut yang disampaikan ke MSCI juga akan di-update ke publik.
"Untuk itu timeline yang lebih detail akan kami update secepatnya, tapi kalau kerangka umumnya ya mestinya semua bisa selesai sebelum bulan Maret," kata dia.
2. OJK serius merespons MSCI

Hal senada disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi. Dia menegaskan, OJK sangat serius memberikan respons terhadap apa yang disampaikan MSCI. OJK sendiri disebut Inarno telah melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan MSCI pada 10 Desember 2025.
"Setelah itu kita juga melakukan rutin discuss mengenai hal tersebut. Mungkin sedikit saja bahwasanya kita ada proposal terkait dengan yang immediate action dan juga yang medium term. Yang untuk inisiatif tersebut mereka menyambut baik, positif terutama terkait dengan yang immediate action," tutur Inarno.
3. OJK konfirmasi bertemu dengan MSCI pada Senin pekan depan

Inarno menambahkan, terkait agenda medium term, OJK berupaya untuk terus mendorong agar semua persyaratan dari MSCI bisa dipenuhi sebelum Mei 2026.
"Medium term ini akan kita push agar sebelum bulan Mei itu sudah terpenuhi dan mudah-mudahan ini berjalan dengan lancar. Ke depan ini hari Senin itu nanti ketemu dengan mereka. Kita diskusi dengan mereka," ujarnya.










.jpg)




