Prabowo: MBG Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Krisis Global

- Presiden Prabowo menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) jadi penggerak ekonomi akar rumput di tengah krisis global dengan memperkuat daya beli dan pertumbuhan inklusif masyarakat kecil.
- Pemerintah menargetkan MBG menjangkau 80 juta penerima manfaat pada 2026, termasuk anak sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui, dengan alokasi 11 persen dari anggaran pemerintah pusat.
- Prabowo berkomitmen memprioritaskan investasi pada program strategis seperti rumah subsidi, koperasi desa, dan pemberdayaan UMKM untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional menghadapi ketidakpastian global.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis program Makan Bergizi Gratis (MBG), dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi di akar rumput.
Prabowo menilai krisis global yang tengah dihadapi, justru mempercepat langkah-langkah pemerintah dalam menggerakkan sektor ekonomi dan investasi jangka panjang sumber daya manusia (SDM).
1. Stimulus ekonomi berjalan dengan adanya MBG

Dengan berjalannya MBG, Prabowo mengatakan, stimulus pertumbuhan ekonomi akar rumput menjadi kuat. Tujuan utamanya adalah memberdayakan masyarakat kecil, meningkatkan daya beli, dan memastikan pertumbuhan inklusif.
"Stimulus untuk pertumbuhan di tingkat akar rumput," ujar Prabowo dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Bloomberg berjudul “Prabowo Open to Breach Indonesia Deficit Cap Only During Crisis” yang dikutip Minggu, 15 Maret 2026.
2. Targetkan jangkau 80 juta penerima manfaat pada 2026

Prabowo mengatakan pemerintah Indonesia menargetkan program MBG menjangkau 80 juta penerima manfaat pada 2026. Para penerima manfaat itu mencakup anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Program ini dirancang untuk memberi makan lebih dari 80 juta orang hampir setiap hari, dan program ini menyumbang 11 persen dari anggaran pemerintah pusat tahun ini,” kata Presiden.
3. Fokus investasi pada program prioritas

Di kesempatan yang sama, Prabowo juga berkomitmen untuk terus memprioritaskan investasi pada program prioritas, seperti memberikan rumah subsidi hingga koperasi desa.
Selain itu, Prabowo akan mendorong ekspansi ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), demi memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari ketidakpastian global.

















