Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perbankan mewaspadai dampak fenomena El Nino terhadap kualitas aset dan risiko kredit. Kondisi cuaca yang lebih kering dan musim kemarau berkepanjangan berpotensi mengganggu produksi serta aktivitas usaha debitur.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan El Nino merupakan salah satu risiko iklim yang perlu dicermati industri keuangan. Dampaknya dapat menjalar dari sektor riil ke sektor keuangan dan memengaruhi kualitas aset, profitabilitas, likuiditas, hingga permodalan bank.
"El Nino perlu menjadi salah satu risiko yang patut dicermati, khususnya karena berpotensi menyebabkan kondisi cuaca yang lebih kering dan musim kemarau berkepanjangan," kata Dian, Senin (21/9/2026).
