Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Orang Terkaya Afrika Akan Percepat Industrialisasi pada 2030

Orang Terkaya Afrika Akan Percepat Industrialisasi pada 2030
ilustrasi Afrika (unsplash.com/jameswiseman)
Intinya sih...
  • Dangote Cement akan meningkatkan produksi semen menjadi 90 juta ton per tahun pada 2030.
  • Kilang Minyak Dangote dapat mengubah tatanan arus BBM global dan berdampak pada harga dan ketersediaan BBM di seluruh dunia.
  • Nigeria berencana untuk mendorong industrialisasi dengan target kontribusi manufaktur pada PDB mencapai 25 persen.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Orang terkaya di Afrika, Aliko Dangote mengungkapkan rencana ambisius pada 2030 untuk mempercepat industrialisasi di benua Afrika. Ia menginginkan agar negara-negara Afrika memiliki ekonomi yang mampu berdiri sendiri. 

Sebelumnya, Dangote sudah bekerja sama dengan perusahaan milik negara India, Engineers India Ltd (EIL) untuk mengekspansi kilang minyak dan industri petrokimia di Lagos. Kontrak antara kedua pihak sudah mencapai 350 juta dolar AS (Rp5,9 triliun). 

1. Dangote berniat ekspansi produksi semen pada 2030

Orang Terkaya Afrika Akan Percepat Industrialisasi pada 2030
suasana Johannesburg, Afrika Selatan (unsplash.com/bullterriere)

Dangote mengatakan, sesuai rencananya, perusahaan Dangote Cement akan meningkatkan produksi semen menjadi 90 juta ton per tahun pada 2030. Ia merencanakan perusahaannya menjadi produsen semen paling kompetitif di dunia. 

“Ambisi kami tidak hanya membangun pabrik saja. Kami akan membangun struktur yang mampu membuat Afrika dapat berdiri sendiri, memperkuat industrinya, dan punya kesejahteraan jangka panjang,” tuturnya, dikutip dari APA News.

Ekspansi perusahaan Dangote Industries Limited ini sesuai dengan visinya, “Africa First”. Laki-laki asal Nigeria itu menyebut, hanya warga Afrika yang dapat membangun dan memajukan Afrika. 

2. Kilang Minyak Dangote akan mengubah arus BBM dunia

Orang Terkaya Afrika Akan Percepat Industrialisasi pada 2030
ilustrasi kilang minyak (unsplash.com/mantasos)

Berdasarkan analisis dari perusahaan Kpler, Kilang Minyak Dangote dapat mengubah tatanan arus BBM global. Ekspansi Dangote ini bersamaan dengan penutupan sejumlah kilang minyak di Eropa dan Amerika Serikat (AS). 

Dilansir Business Insider Africa, Kpler memperkirakan, penutupan itu membuat hilangnya 900 ribu barel minyak per hari yang melewati Terusan Suez. Penutupan ini akan mengganggu pengiriman dan berdampak pada harga dan ketersediaan BBM di seluruh dunia. 

Stabilitas pasokan BBM dunia dapat normal kembali bergantung pada dua kilang minyak besar di Nigeria dan Meksiko. Namun, pengaruh dari keberadaan Kilang Minyak Dangote masih terbatas dibanding yang diprediksi. 

3. Nigeria targetkan kontribusi manufaktur pada PDB mencapai 25 persen

Orang Terkaya Afrika Akan Percepat Industrialisasi pada 2030
ilustrasi bendera Nigeria (pixabay.com/David_Peterson)

Pada saat yang sama, Nigeria sudah mengungkapkan rencana untuk mendorong industrialisasi di negaranya. Abuja menyatakan akan menggenjot hilirisasi, perkembangan industri, dan penciptaan lapangan pekerjaan di seluruh negeri. 

Sementara, tiga pilar utama pemerintah untuk mempercepat industrialisasi dengan mengatasi perpecahan rantai pasokan, ketergantungan impor, dan keterbatasan kapasitas produksi. Kebijakan Nigeria pada tahun ini untuk mengatasi hal tersebut dan menaikkan kontribusi industri manufaktur hingga 25 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Harga Pangan di Pasar Anyar Bogor Stabil, Stok Melimpah Jelang Ramadan

24 Jan 2026, 23:17 WIBBusiness