Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Outlook Emas 2026: Dari Target Harga hingga Porsi Portofolio Ideal

6 Outlook Emas 2026: Dari Target Harga hingga Porsi Portofolio Ideal
ilustrasi emas (pexels.com/Robert Lens)
Intinya sih...
  • Performa emas yang sulit diabaikan: Emas naik lebih dari 60 persen sepanjang 2025, mengungguli indeks saham utama. Pembelian besar-besaran oleh bank sentral dan permintaan aset safe haven menjadi pendorong utama.
  • Proyeksi harga emas menuju 2026: Harga emas berpotensi menembus 5.000-6.000 dolar AS per ounce. Outlook positif, namun tetap punya volatilitas yang perlu diantisipasi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Emas kembali jadi bahan pembicaraan hangat di kalangan investor setelah performanya melesat tajam sepanjang 2025. Kenaikan harga yang signifikan membuat banyak orang mulai bertanya-tanya, apakah tren ini masih akan berlanjut hingga 2026.

Di tengah kondisi geopolitik yang gak pasti dan pasar saham yang makin terkonsentrasi, emas sering dilihat sebagai penyeimbang portofolio. Meski begitu, emas bukan instrumen yang cocok untuk semua tujuan investasi, lho.

Kamu perlu memahami outlook, risiko, dan porsi yang tepat sebelum ikut masuk. Artikel ini akan membahas gambaran emas 2026 secara ringkas, praktis, dan mudah dipahami.

1. Performa emas yang sulit diabaikan

6 Outlook Emas 2026: Dari Target Harga hingga Porsi Portofolio Ideal
ilustrasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)

Emas mencatat lonjakan harga yang sangat impresif dalam beberapa waktu terakhir, bahkan naik lebih dari 60 persen sepanjang 2025. Kenaikan ini membuat performanya jauh mengungguli indeks saham utama seperti S&P 500. Banyak investor mulai melihat emas bukan sekadar aset pelindung, tapi juga kontributor return.

Lonjakan harga emas bukan terjadi tanpa alasan. Pembelian besar-besaran oleh bank sentral dan meningkatnya permintaan aset safe haven menjadi pendorong utama. Kondisi global yang penuh ketidakpastian membuat emas kembali mendapatkan tempat spesial di portofolio banyak investor.

2. Proyeksi harga emas menuju 2026

6 Outlook Emas 2026: Dari Target Harga hingga Porsi Portofolio Ideal
ilustrasi emas (unsplash.com/Zlaťáky.cz)

Memasuki 2026, mayoritas institusi keuangan besar masih menunjukkan pandangan yang cukup optimistis terhadap emas. Sejumlah lembaga memperkirakan harga emas berpotensi menembus level psikologis 5.000 dolar AS per ounce. Bahkan ada proyeksi yang lebih agresif dengan target hingga 6.000 dolar AS per ounce.

Meski begitu, gak semua proyeksi berada di level ekstrem. Beberapa bank besar memperkirakan harga emas akan bergerak lebih moderat di kisaran 4.400 dolar AS hingga 4.900 dolar AS. Perbedaan pandangan ini menunjukkan, meskipun outlook-nya positif, emas tetap punya volatilitas yang perlu diantisipasi.

3. Peran emas sebagai pelindung portofolio

6 Outlook Emas 2026: Dari Target Harga hingga Porsi Portofolio Ideal
ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/COPPERTIST WU)

Banyak strategi investasi menempatkan emas sebagai alat perlindungan, bukan sarana spekulasi jangka pendek. Emas dinilai efektif untuk menyeimbangkan portofolio yang terlalu berat di saham. Saat pasar saham bergejolak, emas sering kali bergerak lebih stabil.

Pendekatan ini membuat emas cocok bagi investor yang mengutamakan ketahanan portofolio. Terutama bagi kamu yang sudah mendekati masa pensiun, emas bisa membantu meredam risiko tanpa harus mengejar return agresif. Fokus utamanya, stabilitas, bukan kejar keuntungan cepat.

4. Porsi emas ideal dalam portofolio

6 Outlook Emas 2026: Dari Target Harga hingga Porsi Portofolio Ideal
ilustrasi investasi (unsplash.com/Austin Distel)

Sebagian besar pandangan menyarankan porsi emas di kisaran 5 persen hingga 10 persen dari total portofolio. Untuk investor pensiun, porsi ini bisa sedikit lebih besar, yakni sekitar 8 persen hingga 10 persen. Tujuannya untuk melindungi nilai aset dari fluktuasi pasar saham.

Namun, porsi ini tetap harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Jika kamu lebih banyak menyimpan dana dalam bentuk kas atau deposito dan cenderung menghindari risiko, porsi emas 3 persen hingga 5 persen dinilai lebih masuk akal. Emas sebaiknya tidak mengorbankan dana darurat atau pembayaran utang.

5. Instrumen emas yang bisa dipilih

6 Outlook Emas 2026: Dari Target Harga hingga Porsi Portofolio Ideal
ilustrasi emas (pexels.com/Zlaťáky.cz)

Banyak orang langsung terpikir membeli emas fisik seperti koin atau batangan. Sayangnya, opsi ini memiliki biaya tambahan seperti penyimpanan dan asuransi yang bisa mencapai 1 persen hingga 3 persen per tahun. Biaya ini sering kali menggerus imbal hasil jangka panjang.

Alternatif yang lebih efisien adalah melalui ETF emas. Produk seperti ETF berbasis emas memungkinkan kamu mendapatkan eksposur harga emas tanpa repot menyimpan fisiknya. Biaya pengelolaan yang jauh lebih rendah membuat ETF lebih ramah bagi investor jangka panjang.

6. Strategi realistis menghadapi emas 2026

6 Outlook Emas 2026: Dari Target Harga hingga Porsi Portofolio Ideal
ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/VVS ™)

Langkah pertama yang penting adalah menentukan komposisi emas secara keseluruhan. Kamu bisa membagi porsi emas antara ETF berbiaya rendah dan emas fisik, selama totalnya tetap berada di batas ideal. Pendekatan ini memberi fleksibilitas sekaligus efisiensi.

Selain itu, emas paling efektif jika dipegang dalam jangka menengah hingga panjang. Banyak pandangan menilai emas bekerja optimal kalau gak disentuh setidaknya selama lima tahun. Jika kamu punya kebutuhan dana dalam waktu dekat, emas sebaiknya hanya menjadi porsi kecil saja.

Outlook emas 2026 terlihat cukup menjanjikan, tapi bukan berarti kamu harus mengejar kenaikan harga secara membabi buta. Disiplin dalam menentukan porsi dan memilih instrumen justru jauh lebih penting daripada menebak puncak harga.

Emas paling efektif jika diposisikan sebagai pelindung, bukan alat spekulasi. Dengan strategi yang tepat, emas bisa menjadi pelengkap yang solid untuk portofolio jangka panjangmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Usai Bea Cukai, Purbaya Rombak Jajaran Pejabat Pajak Mulai Pekan Depan

27 Jan 2026, 22:38 WIBBusiness