Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Antam Turun, Jadi Rp2,916 Juta per Gram

WhatsApp Image 2025-10-11 at 14.37.55.jpeg
Emas Antam. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Intinya sih...
  • Harga emas Antam turun menjadi Rp2,916 juta per gram
  • Harga emas Antam dalam pecahan lain: 0,5 gram Rp1,508 juta, 1 gram Rp2,916 juta, 10 gram Rp28,655 juta
  • Emas adalah aset investasi yang aman dan bisa digunakan untuk mendiversifikasi portofolio investasi
  • Tentukan tujuan sebelum investasi emas agar sesuai dengan kebutuhan dan risiko yang dimiliki
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan sebesar Rp1.000 pada perdagangan Selasa (27/1/2026) . Kini, harga emas Antam menjadi Rp2,916 juta per gram.

Adapun harga beli kembali (buyback) dari Antam juga mengalami penurunan, yakni sebesar Rp1.000 dan membuat harga buyback saat ini menjadi Rp2,749 juta per gram.

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain seperti dikutip dari logammulia.com

• Harga emas 0,5 gram: Rp1,508 juta

• Harga emas 1 gram: Rp2,916 juta.

• Harga emas 2 gram: Rp5,772 juta.

• Harga emas 3 gram: Rp8,633 juta.

• Harga emas 5 gram: Rp14,355 juta.

• Harga emas 10 gram: Rp28,655 juta.

• Harga emas 25 gram: Rp71,512 juta.

• Harga emas 50 gram: Rp142,945 juta.

• Harga emas 100 gram: Rp285,812 juta.

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas adalah aset investasi yang aman

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar lima hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Tentukan tujuan sebelum investasi emas

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung.

Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Business

See More

6 Tips Menabung untuk Orang yang Boros Biar Cepat Kaya

27 Jan 2026, 11:04 WIBBusiness