Jakarta, IDN Times – S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek, dengan outlook stabil pada Senin (13/7/2026). Dalam laporannya, S&P menyertakan satu catatan. Kebijakan pendorong penerimaan negara dan ekspor akan berdampak lebih optimal apabila arah kebijakan menjadi lebih prediktabel dan tereksekusi dengan baik.
Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) menilai bahwa lembaga pemeringkat sudah menunjukkan arah pekerjaan berikutnya bagi pemerintah.
"Catatan S&P cukup terbuka. Yang menentukan bukan hanya isi kebijakannya, melainkan seberapa bisa diprediksi arahnya dan seberapa konsisten pelaksanaannya. Ini pekerjaan yang bisa dikerjakan, dan hasilnya akan cepat terbaca oleh pasar," ujar Research Director Prasasti Adhi Nugroho Saputro dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Kamis (16/7/2026).
