Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pegawai Kena OTT KPK, Dirjen Pajak: Jangan Sampai Terulang Lagi!

Pegawai Kena OTT KPK, Dirjen Pajak: Jangan Sampai Terulang Lagi!
Calon Dirjen Pajak, Bimo Wijayanto usai dipanggil Presiden Prabowo ke Istana, Selasa (20/5/2025) (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya sih...
  • Tekankan pentingnya rasa tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan dalam menjaga integritas di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
  • Pegawai pajak harus merasa malu jika tidak menjalankan tugas dengan baik dan memberi contoh buruk kepada keluarga.
  • Pajak adalah amanah dari Tuhan yang harus dijalankan dengan baik dan benar untuk redistribusi kekayaan dan penghasilan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto buka suara terkait penangkapan tiga pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Total terdapat lima tersangka yang terlibat dalam kasus suap pengurangan nilai pajak itu.

Bimo mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Ketua KPK Setyo Budiyanto sejak Jumat malam mengenai kasus tersebut. Ia berharap kejadian ini tidak akan terulang di masa mendatang.

"Saya sudah sering mengingatkan keluarga besar kita untuk menjaga integritas. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Sejak Jumat (9/1) malam, saya sudah berkomunikasi dengan Pak Menteri dan Ketua KPK, dan seharusnya hal seperti ini tidak terjadi lagi," ujar Bimo dalam acara Perayaan Natal DJP, Senin (12/1/2026).

1. Tekankan pentingnya rasa tanggung jawab, kejujuran dan kedisiplinan

Pegawai Kena OTT KPK, Dirjen Pajak: Jangan Sampai Terulang Lagi!
(Ilustrasi korupsi) IDN Times/Sukma Shakti)

Terkait kasus ini, Bimo kembali menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam menjaga integritas di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Bimo menyataka,n masalah terkait praktik korupsi dan suap, seperti yang baru-baru ini terjadi adalah permasalahan yang harus dihadapi bersama.

Di sisi lain, ia mengingatkan kepada seluruh pegawai pajak untuk meningkatkan rasa tanggung jawab, kepedulian, kejujuran, disiplin, dan kerja sama guna memastikan kejadian serupa tidak terulang. Dalam hal ini, kerja sama yang dimaksud adalah saling mengingatkan apabila ada yang bertindak menyimpang.

"Saya selalu mengatakan bahwa ini adalah masalah kita bersama. Jika ada yang lalai atau tidak mengingatkan rekan-rekan yang masih terlibat dalam praktik-praktik yang salah, itu adalah tanggung jawab kita semua," ujarnya.

2. Pegawai pajak harus malu karena tak jalankan tugas dengan baik

ilustrasi bayar pajak (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi bayar pajak (IDN Times/Aditya Pratama)

Bimo juga menambahkan, tindakan tersebut sangat tercela dan harus dihindari. Ia mengingatkan agar tidak ada penyesalan di kemudian hari karena telah memberi contoh buruk kepada keluarga. Pegawai pajak, menurutnya, seharusnya merasa malu jika tidak menjalankan tugas dengan baik.

"Kita harus malu jika tidak bisa memberikan contoh yang baik kepada anak-anak kita, kepada generasi penerus kita. Kita harus malu jika tidak mampu menerapkan nilai-nilai yang tertulis dalam kitab suci masing-masing," ucapnya.

3. Pajak seperti amanah dari Tuhan yang harus dijalankan dengan baik dan benar

Pegawai Kena OTT KPK, Dirjen Pajak: Jangan Sampai Terulang Lagi!
Calon Dirjen Pajak, Bimo Wijayanto usai dipanggil Presiden Prabowo ke Istana, Selasa (20/5/2025) (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Bimo juga menyampaikan pandangannya mengenai pajak sebagai amanah dari Tuhan. Oleh karena itu, redistribusi kekayaan dan penghasilan melalui mekanisme pajak adalah bagian dari kewajiban negara untuk menyalurkan hak orang yang membutuhkan. Namun, jika seorang pejabat pajak mengambil hak tersebut untuk kepentingan pribadi, maka itu merupakan perbuatan yang salah.

"Bagi seorang ahli pajak yang mengambil bagian itu untuk kepentingan pribadi, itu sudah pasti adalah perbuatan tercela. Dalam kepercayaan saya, ahli pajak yang demikian akan mendapat balasan yang setimpal, bahkan disebut dalam hadis sebagai ahli neraka," ungkap Bimo.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Apa Itu Free float Saham? Ini Pengertian, Dampak, dan Rumusnya

12 Jan 2026, 23:50 WIBBusiness