Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelni Layani 652 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026
Kapal Pelni (Dok. Tim Kapal Pelni)
  • Pelni melayani 652.271 penumpang selama Angkutan Lebaran 2026, melampaui target 102 persen dengan kinerja ketepatan waktu kapal mencapai 97 persen.
  • Sebaran penumpang cukup merata di seluruh wilayah, dengan wilayah tengah mencatat porsi tertinggi sebesar 42 persen dari total perjalanan.
  • Makassar menjadi pelabuhan keberangkatan terpadat, sementara Surabaya tercatat sebagai pelabuhan kedatangan tersibuk selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melayani 652.271 penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Selama periode Angkutan Lebaran pada 6 Maret hingga 6 April 2026, Pelni melayani total 652.271 penumpang, melampaui proyeksi sebanyak 641.025 penumpang atau mencapai 102 persen dari target yang ditetapkan," kata Direktur Utama Pelni Tri Andayani, dikutip dari ANTARA, Minggu (12/4/2026).

Perempuan yang akrab disapa Anda itu mengungkapkan jumlah tersebut terdiri dari 577.239 penumpang kapal penumpang, dan 75.032 penumpang kapal perintis.

1. Pelni angkut 31.460 penumpang saat puncak arus mudik

Suasana dermaga Nusantara dipenuhi penumpang kapal Pelni. (IDN Times/Dok Humas Pelindo Tanjung Emas)

Anda mengatakan, saat puncak arus mudik pada 18 Maret 2026, kapal Pelni mengangkut 31.460 penumpang. Sementara saat puncak arus balik pada 30 Maret 2026, jumlah penumpang yang diangkuat sebanyak 28.296 orang.

BUMN transportasi laut itu juga mencatat kinerja operasional yang optimal dengan on time performance (OTP) kapal mencapai 97 persen selama periode Angkutan Lebaran 2026.

"Capaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kapal, sehingga memberikan kepastian perjalanan bagi para penumpang," ucap Anda.

2. Sebaran penumpang merata

Penumpang kapal Pelni turun di Pelabuhan Tenau Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Anda menjelaskan, sebaran penumpang pada tahun ini cukup merata dengan wilayah tengah menjadi yang tertinggi mencapai 42 persen, diikuti wilayah barat 30,6 persen, dan timur 27,5 persen. Ini menunjukkan kebutuhan transportasi laut masyarakat tetap tinggi di berbagai wilayah Indonesia.

"Kami melihat pola ini sebagai indikasi positif bahwa konektivitas antar pulau melalui Pelni semakin dibutuhkan dan diandalkan oleh masyarakat," ujar Anda.

3. Pelabuhan terpadat selama Angkutan Lebaran

Puluhan ribu penumpang memadati Pelabuhan Makassar hingga H-2 Idul Fitri 2026. (Dok. Pelindo Regional 4)

Pelni mencatat lima pelabuhan keberangkatan terpadat selama angkutan Lebaran 2026, yakni Makassar dengan 49.135 penumpang; Balikpapan dengan 36.637 penumpang; Batam dengan 34.709 penumpang; Ambon dengan 32.633 penumpang; dan Bau-Bau dengan 32.478 penumpang.

Sementara lima pelabuhan kedatangan terpadat, yaitu Surabaya dengan 59.040 penumpang; Makassar dengan 52.502 penumpang; Bau-Bau dengan 35.324 penumpang; Belawan dengan 32.605 penumpang; dan Ambon dengan 30.723 penumpang.

Selain itu, terdapat lima ruas terpadat yakni Batam - Belawan dengan 29.362 penumpang; Belawan - Batam dengan 23.251 penumpang; Balikpapan - Surabaya dengan 12.876 penumpang; Kumai - Semarang dengan 12.758 penumpang; dan Makassar - Surabaya dengan 12.025 penumpang.

Editorial Team