Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pengusaha Kakap Jadi Donatur, INDONESIA PASTI BISA Himpun Rp10 Miliar

Pengusaha Kakap Jadi Donatur, INDONESIA PASTI BISA Himpun Rp10 Miliar
Dok. East Ventures

Jakarta, IDN Times - Indonesia PASTI BISA, gerakan gotong royong yang diinisiasi oleh East Ventures, berhasil menghimpun Rp10 miliar untuk mendukung pengembangan dan produksi 100.000 test kit RT-PCR buatan dalam negeri.

Lebih dari 2.000 individu dan korporasi, baik dari dalam maupun luar negeri, ikut berpartisipasi sebagai donatur.

Co-founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca mengatakan, partisipasi ribuan individu dan korporasi, dari dalam dan luar negeri, menunjukkan solidaritas lintas negara dalam upaya memerangi pandemi COVID-19.

“Antusiasme yang ditunjukkan oleh individu dan pemimpin-pemimpin perusahaan startup untuk terlibat dalam penggalangan dana kami adalah bukti semangat gotong royong dalam menanggulangi wabah COVID-19. Kami berterima kasih kepada semua donatur, sukarelawan, dan partner yang bekerja keras untuk gerakan Indonesia PASTI BISA,” katanya melalui keterangannya, Selasa (28/4).

1. Berikut beberapa donatur gerakan gotong royong

(dok. East Ventures)
(dok. East Ventures)

Adapun donatur yang dimaksud di antaranya, perusahaan digital lokal seperti Tokopedia, Sociolla, Waresix, dan Traveloka serta perusahaan pendanaan seperti East Ventures, EV Growth dan AC Ventures.

Kemudian dari beragam bidang industri termasuk Samora Group dan Triputra Group. Dari komunitas internasional, Indonesia PASTI BISA mendapatkan dukungan dana dari Pavilion Capital, Adams Street Partners dan CEO ByteDance, perusahaan pemilik aplikasi TikTok, Zhang Yiming.

"Saya mendapatkan informasi dari Nusantics mengenai Indonesia PASTI BISA, saya pelajari. Sebagai Samora Group, kami punya visi dan misi untuk memberikan kontribusi positif bagi Indonesia. Kami pun terdorong (untuk mendukung gerakan ini]). Apalagi ini karya anak-anak muda Indonesia. Senang juga bisa turut membantu anak bangsa kita membuat test kit yang bisa berguna untuk Indonesia,” jelas Presiden Direktur Samora Group Yohan Setiawan .

Sementara itu CEO dan Co-founder Tokopedia Willliam Tanuwijaya mengatakan, di tengah kondisi seperti ini, pihaknya merasa memiliki tanggung jawab untuk turut berperan dalam melawan pandemi COVID-19.

"Kami terus melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan berkolaborasi bersama berbagai mitra strategis serta mendukung inisiatif-inisiatif kemanusiaan seperti gerakan Indonesia PASTI BISA. Kami percaya, dengan sifat gotong royong yang dimiliki masyarakat Indonesia, kita bisa bersama-sama melalui ini semua," tambahnya.

2. Sebagian dana telah disalurkan untuk membeli bahan baku, produksi 50.000 test kit

Logo Biofarma (Website/biofarma.co.id/)
Logo Biofarma (Website/biofarma.co.id/)

Sejak awal April, Rp 5 miliar dari dana yang terkumpul telah disalurkan untuk pembelian bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi 50.000 test kit. 

Namun, lonjakan permintaan secara global membuat jadwal pengiriman salah satu bahan baku dari Amerika Serikat terus tertunda. Proses produksi baru bisa berjalan setelah seluruh material tiba di Indonesia. 

“Insyaallah sesuai dengan kompetensi kami, cita-cita memproduksi 100.000 PCR kits untuk mendeteksi COVID-19 guna membantu mengurangi ketergantungan dari luar negeri dapat terpenuhi dalam waktu dekat. Terima kasih kepada para pihak yang sudah membantu hal ini dapat terwujud, dengan semangat gotong royong dan sinergi masyarkat Indonesia PASTI BISA melalui dan mengatasi badai pandemik ini", Presiden Direktur Bio Farma Honesti Basyir .

Perlu diketahui, Prototipe test kit RT-PCR dalam negeri dikembangkan oleh Nusantics, startup bioteknologi lokal yang bergerak di bidang genetika dengan dukungan Lembaga Eijkman dan Litbangkes. Purwarupa tersebut kemudian akan diproduksi oleh Bio Farma dan Indonesia International Institute for Life Science. 

3 . Disampaikan kepada publik oleh IDN Media

IDN Times/Galih Persiana
IDN Times/Galih Persiana

Penggalangan dana Indonesia PASTI BISA dilakukan melalui aplikasi KoinWorks, Komunal, StockBit, dan situs web indonesiapastibisa.com. Penggunaan dan pengelolaan dana diaudit oleh PwC. Selain itu, progres proyek penggalangan dana serta pengembangan dan produksi test kit disampaikan kepada publik oleh IDN Media.

“Sebagai platform yang juga mengutamakan asas gotong royong dalam proses pengumpulan dana, kami bangga dapat berkolaborasi secara aktif dalam usaha memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia. Semoga inisiatif yang kita jalankan ini dapat memberikan dampak nyata untuk Indonesia agar bisa cepat keluar dari pandemik ini," kata Executive Chairman & Co-founder KoinWork Willy Arifin .

SementaraFounder & CEO IDN Media Winston Utomo mengatakan, dalam masa sulit seperti ini, kolaborasi antara berbagai pihak sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa bersama-sama melawatinya.

"IDN Media sangat senang bisa berkolaborasi dengan East Ventures dan beberapa mitra lainnya dalam gerakan Indonesia PASTI BISA dan turut berkontribusi dalam penanganan COVID-19 di Indonesia. Selanjutnya, IDN Media akan terus menjalankan tugasnya sebagai mitra transparansi dari gerakan ini untuk mengawal proses produksi test-kit hingga selesai didistribusikan," ujarnya.

 

 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Umi Kalsum
Auriga Agustina
Umi Kalsum
EditorUmi Kalsum
Follow Us

Latest in Business

See More

Utang China Salip UE Pertama Kalinya, Pertanda Apa bagi Ekonomi Dunia?

07 Apr 2026, 23:54 WIBBusiness