Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bahan Baku Mahal, Harga Kemasan Plastik Naik hingga 50 Persen!

Bahan Baku Mahal, Harga Kemasan Plastik Naik hingga 50 Persen!
Produk kemasan plastik yang dijual di Toko Wijaya Plastik dan Bahan Baku Kue di Palmerah, Jakarta Barat. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Intinya Sih
  • Harga kemasan plastik seperti thinwall, sedotan, dan kantong plastik naik hingga lebih dari 50 persen sejak Ramadan akibat lonjakan harga bahan baku.
  • Pedagang menerima banyak protes dari pembeli, namun kenaikan harga disebut berasal dari distributor karena pasokan bahan baku terganggu imbas konflik di Timur Tengah.
  • Kenaikan harga juga diperkirakan akan merembet ke produk lain seperti minuman bubuk kemasan sachet, meski waktu pastinya belum diketahui.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Harga jual produk kemasan plastik mengalami kenaikan yang signifikan sejak bulan Ramadan hingga saat ini.

Menurut Suhersih, pemilik Toko Wijaya Plastik dan Bahan Baku Kue di Palmerah, Jakarta Barat, kenaikan harga kemasan plastik naik secara bertahap, hingga melebihi 50 persen.

“Kenaikannya bertahap, dari bulan puasa sampai ke sekarang. Dari 20 persen, terus naik ke 30 persen, sekarang sudah lebih dari 50 persen,” kata Suhersih saat ditemui IDN Times.

1. Harga thinwall hingga sedotan plastik naik drastis

IMG_0344.jpeg
Produk kemasan plastik yang dijual di Toko Wijaya Plastik dan Bahan Baku Kue di Palmerah, Jakarta Barat. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Produk kemasan plastik yang mengalami kenaikan harga misalnya kotak thinwall, di mana setiap ukuran mengalami kenaikan harga Rp10 ribu. Contohnya thinwall ukuran 1.000 mililiter (ml), dari semula Rp35 ribu per 25 buah, menjadi Rp45 ribu (naik 28,57 persen).

Kemudian, harga sedotan plastik dengan isi 100 buah dari semula Rp10 ribu, naik menjadi Rp14 ribu (naik 40 persen).

Harga plastik PE (Polyethylene) bening juga naik drastis. Misalnya untuk merek Tomat ukuran 1 kilogram (kg) dengan berat 250 gram, dari semula Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu (naik 50 persen).

Kenaikan harga juga terjadi pada produk-produk yang dijual di Toko Harun, di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat. Harga kantong plastik merek Loco Ekonomis, dengan ukuran 35x55 cm dan isi 50 lembar naik dari Rp14 ribu menjadi Rp16 ribu. Harga plastik Loco berwarna putih, ukuran 17x55 cm seberat 500 gram dari Rp17 ribu, naik menjadi Rp20 ribu.

2. Pembeli protes

IMG_0345.jpeg
Produk kemasan plastik yang dijual di Toko Wijaya Plastik dan Bahan Baku Kue di Palmerah, Jakarta Barat. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Suhersih mengaku menerima protes dari konsumennya karena kenaikan harga yang signifikan. Namun, dia tak bisa berbuat apa-apa.

“Protes pastinya-lah, ‘naiknya banyak amat sih bu?’, ya dari sananya, bukan dari Ibu,” ucap Suhersih.

Dia menerima informasi dari distributor, kenaikan harga itu disebabkan lonjakan harga bahan baku plastik, imbas konflik di Timur Tengah.

“Katanya karena bahan bakunya naik, kan informasinya karena perang, selat apa yang ditutup jadi bahan baku gak bisa masuk ke Indonesia. Jadi bahan baku gak ada, jadi produksinya mahal,” tutur Suhersih.

3 Harga minuman bubuk kemasan sachet bakal naik

Selain harga kemasan plastik, Candra, pekerja di Toko Harun mendapatkan informasi bahwa harga minuman bubuk kemasan sachet juga akan naik. Namun, dia belum mengetahui kapan kenaikan itu akan terjadi.

“Iya mau naik, belum tahu infonya kapan,” ujar Candra.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More