Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perkuat Ekosistem Digital, BBC Pangkas Ratusan Karyawan

Perkuat Ekosistem Digital, BBC Pangkas Ratusan Karyawan
BBC (Unsplash.com/appshunter.io)
Intinya Sih
  • BBC memangkas ratusan posisi di berbagai divisi, termasuk kantor wilayah dan presenter senior, sebagai bagian dari restrukturisasi besar untuk efisiensi operasional.
  • Langkah perampingan ini menargetkan penghematan biaya hingga 10 persen per tahun akibat tekanan finansial dari pembekuan biaya lisensi pemerintah Inggris.
  • BBC mengalihkan fokus investasi ke platform digital guna menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku penonton muda dan menjaga daya saing di era media digital.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Lembaga penyiaran publik Inggris, BBC, memulai program perampingan organisasi dengan menghapus ratusan posisi. Keputusan tersebut berdampak langsung pada operasional harian divisi berita, konten, serta siaran wilayah nasional.

Langkah efisiensi ini diambil untuk menghadapi penurunan pendapatan dari biaya lisensi pemerintah dan pergeseran tren penonton ke platform digital. Kebijakan restrukturisasi tersebut menuai respons dari berbagai serikat pekerja media di Inggris terkait dampaknya terhadap kelangsungan layanan publik.

1. Restrukturisasi operasional dan evaluasi presenter

Pengurangan staf ini berdampak signifikan pada kantor wilayah BBC di Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Selain staf produksi, manajemen juga tengah mengevaluasi posisi presenter berita senior. Langkah tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan penempatan talenta siaran agar anggaran publik dapat terserap secara efektif.

"Presenter berita kami memiliki hubungan unik dengan penonton, tetapi mengingat penghematan yang perlu dilakukan di seluruh divisi BBC News, kami sedang melakukan peninjauan terhadap peran presenter utama kami," kata Kepala Eksekutif Sementara BBC News dan Current Affairs, Jonathan Munro, dilansir The Wrap.

Sekretaris Jenderal Persatuan Jurnalis Nasional, Laura Davison mengatakan, pengurangan posisi ini mempengaruhi para pekerja serta komunitas penonton di berbagai wilayah Inggris.

2. Target efisiensi pengeluaran hingga 10 persen

Perampingan staf merupakan bagian dari strategi jangka panjang BBC untuk memotong biaya operasional. Manajemen menargetkan penurunan pengeluaran tahunan sebesar 10 persen demi menjaga kelangsungan bisnis.

Selain sektor produksi, BBC juga berencana menghapus sekitar 700 peran di divisi korporat dalam beberapa bulan mendatang. Keputusan ini didasari oleh struktur pengeluaran perusahaan yang sebagian besar terserap untuk upah pekerja. Tekanan finansial BBC diperparah oleh kebijakan pembekuan biaya lisensi wajib oleh pemerintah.

“BBC sudah kehilangan pendapatan riil dari biaya lisensi sebesar 1,3 miliar poundsterling (Rp30,65 triliun) dalam satu dekade. Kini, pemotongan 10 persen tambahan jelas akan berdampak besar pada kemampuannya menjalankan tugas," kata Kepala Serikat Pekerja Bectu, Philippa Childs.

3. Fokus investasi beralih ke platform digital

Perubahan perilaku penonton muda yang mulai beralih dari siaran televisi linier ke layanan digital menjadi pendorong utama transformasi BBC. Manajemen kini memprioritaskan investasi untuk memperkuat ekosistem digital perusahaan.

Untuk mempercepat transisi tersebut, BBC meninjau ulang portofolio televisi dan jaringan radio konvensional. Langkah ini dinilai esensial untuk mengimbangi persaingan pasar media yang didominasi perusahaan teknologi multinasional.

"Pengurangan ini bertujuan melindungi tayangan dengan jumlah penonton tertinggi dan menjangkau pemirsa di mana pun mereka berada," kata Direktur Jenderal BBC, Matt Brittin.

BBC berharap penyesuaian anggaran tidak mengorbankan kualitas dan integritas jurnalisme yang menjadi fondasi kepercayaan publik, terutama di tengah pesatnya arus informasi yang membutuhkan berita independen.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More