Jakarta, IDN Times - Potensi pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Gunung Ungaran sebesar 55 megawatt (MW) yang tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 dinilai masih perlu dibuktikan lewat pengeboran eksplorasi.
Ahli panas bumi Institut Teknologi Bandung (ITB) Ali Ashat menilai eksplorasi PLTP Gunung Ungaran layak dilanjutkan karena berpotensi memperkuat ketahanan energi. Namun, kapasitas pembangkit dan kelayakan proyek tetap harus dibuktikan lewat kajian dan pengeboran eksplorasi.
“Menurut saya, PLTP Gunung Ungaran memiliki sejumlah manfaat strategis sehingga layak untuk dieksplorasi dan dikaji lebih lanjut,” kata Ali dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2026).
