Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun Benahi 1.800 Perlintasan Kereta Api di Jawa
Presiden Prabowo Subianto datangi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk sejumlah korban kecelakaan kereta Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Presiden Prabowo menyiapkan hampir Rp4 triliun untuk memperbaiki sekitar 1.800 perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang belum memiliki penjagaan memadai.
  • Perbaikan akan dilakukan melalui pembangunan pos penjagaan dan flyover, dengan pelaksanaan segera ditunjuk demi meningkatkan keselamatan transportasi kereta api.
  • Langkah ini diumumkan setelah kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan 14 orang dan melukai 84 lainnya akibat tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
27 April 2026

Tabrakan terjadi di Stasiun Bekasi Timur antara KRL Cikarang arah Jakarta dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek setelah KRL menabrak taksi di perlintasan tanpa palang pintu.

28 April 2026

Hingga pukul 08.45 WIB tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban di RSUD Bekasi dan menyampaikan rencana pembenahan sekitar 1.800 perlintasan kereta api di Jawa dengan anggaran hampir Rp4 triliun, serta menyetujui pembangunan flyover di Bekasi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk memperbaiki 1.800 perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang belum memiliki penjagaan memadai, termasuk pembangunan pos jaga dan flyover.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto memimpin inisiatif ini setelah menjenguk korban kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di RSUD Bekasi.
  • Where?
    Perlintasan yang akan dibenahi tersebar di berbagai wilayah Pulau Jawa, dengan salah satu lokasi perhatian utama berada di Kota Bekasi, Jawa Barat.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Selasa, 28 April 2026, sehari setelah kecelakaan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.
  • Why?
    Tindakan ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan transportasi rel dan mencegah kecelakaan serupa akibat perlintasan tanpa palang pintu atau penjagaan yang memadai.
  • How?
    Pemerintah akan menunjuk pelaksana proyek untuk membangun pos penjagaan dan flyover di titik-titik rawan, menggunakan dana sekitar Rp4 triliun dari anggaran nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada dua kereta tabrakan di Bekasi, banyak orang luka dan ada yang meninggal. Presiden Prabowo datang ke rumah sakit lihat korban. Terus Pak Prabowo bilang mau perbaiki jalan rel kereta yang belum dijaga di Pulau Jawa. Katanya ada banyak sekali, jadi nanti dibuat pos jaga atau jembatan biar aman semua.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di tengah duka akibat kecelakaan di Bekasi, langkah cepat Presiden Prabowo menyiapkan hampir Rp4 triliun untuk membenahi 1.800 perlintasan kereta api di Jawa menunjukkan komitmen nyata terhadap keselamatan publik. Keputusan memperbaiki lintasan dengan pos jaga atau flyover mencerminkan respons tanggap pemerintah dalam mengatasi persoalan infrastruktur yang telah lama tertunda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk membenahi sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api (KA) di Pulau Jawa yang masih belum memiliki penjagaan memadai.

Hal itu disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan tabrakan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

“Kemudian di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, saya kira dari zaman Belanda, ya, berapa puluh tahun saya kira kita akan selesaikan semua itu,” ujar Prabowo.

Prabowo telah memerintahkan jajarannya untuk segera memperbaiki perlintasan tersebut, baik dengan pembangunan pos penjagaan maupun flyover.

“Saya sudah perintahkan, kita akan perbaiki lintasan tersebut entah dengan pos jaga atau flyover, nanti pelaksananya kita tunjuk dan diperhitungkan hampir Rp4 triliun. Demi keselamatan dan demi karena kita sangat penting dan butuh kereta api maka perlu dilakukan itu,” kata dia.

Sebelumnya, Prabowo juga menyetujui usulan Pemerintah Kota Bekasi untuk membangun flyover di perlintasan kereta api, mengingat tingginya mobilitas di wilayah tersebut.

“Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api banyak yang tidak dijaga. Kita sudah akan atasi, Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi ini juga padat, ya, dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak dan saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden,” ujar dia.

Diberitakan, tabrakan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden bermula saat KRL Cikarang arah Jakarta menabrak taksi yang melintas di perlintasan tanpa palang pintu. Akibat kejadian itu, perjalanan KRL lainnya arah Jakarta-Cikarang yang ada di Stasiun Bekasi Timur terhambat sehingga rangkaian KRL tersebut belum melaju. Nahas, rangkaian KRL itu ditabrak oleh Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Pasar Turi sehingga kecelakaan pun tak dapat dihindari.

Akibat kejadian tersebut, hingga Selasa (28/4/2026), pukul 08.45 WIB tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.

Editorial Team