Jakarta, IDN Times - PT PLN (Persero) melakukan penyesuaian teknis pada unit-unit pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebagai respons atas terus menipisnya ketersediaan batu bara dengan kalori tinggi.
Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo mengatakan langkah tersebut diambil menyusul tren peningkatan produksi batu bara berkalori rendah yang semakin dominan dibandingkan jenis batu bara yang selama ini digunakan pembangkit PLN.
"Produksi batu bara yang dengan kalori 4.500 ke atas semakin hari semakin menipis, sedangkan produksi batu bara dengan kalori rendah semakin hari semakin membesar. Nah, untuk itu, kami juga melakukan adjustment terhadap pembangkit-pembangkit kami," katanya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, Kamis (2/7/2026).
