Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Financial Planning Tak Harus Tunggu Jadi Kaya

Financial Planning Tak Harus Tunggu Jadi Kaya
Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga Amir Widjaya (kanan) bersama Head of Digital Banking & Contact Center CIMB Niaga Lusiana Saleh (kedua kiri) dan Public Figure Asri Welas (kedua kanan) saat menjadi narasumber Media Gathering OCTO untuk Keluarga Indonesia (Sumber: CIMB Niaga)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Amir Widjaya dari CIMB Niaga menegaskan bahwa perencanaan keuangan bukan hanya untuk orang kaya, melainkan hak semua orang termasuk yang kondisi finansialnya terbatas.
  • CIMB Niaga melalui kampanye dan aplikasi OCTO Mobile berupaya mengedukasi keluarga Indonesia agar memahami tujuan finansial jangka pendek maupun panjang dengan cara yang mudah dan relevan.
  • Perusahaan menilai edukasi keuangan lebih berdampak jangka panjang dibanding penjualan cepat, serta menekankan bahwa layanan wealth management terbuka bagi siapa pun yang ingin meraih mimpi finansialnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga, Amir Widjaya, mengatakan, masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa financial planning atau perencanaan keuangan hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki kondisi ekonomi mapan.

"Banyak orang merasa financial planning itu susah dan banyak yang merasa bahwa financial planning itu nunggu kaya, ini juga ada terjadi salah kaprah," ujar Amir dalam acara Media Gathering Panglima Mimpi Keluarga di The Papilion, Kemang, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Dia mengatakan, setiap orang berhak menyusun perencanaan keuangan, termasuk mereka yang kondisi finansialnya masih terbatas.

"Emangnya tadi kalau si panglima keluarga uangnya masih pas-pasan gak boleh financial planning, gak boleh punya mimpi? Nah, ini yang jadi kesalahkaprahan juga,” ujar dia. 

1. Edukasi keuangan dinilai masih dibutuhkan keluarga Indonesia

Financial Planning Tak Harus Tunggu Jadi Kaya
Amir Widjaya dalam acara Media Gathering OCTO untuk Keluarga Indonesia (IDN Times/Shera Amalia)

Amir menilai, masih banyak keluarga di Indonesia yang memerlukan bantuan edukasi untuk lebih sadar tentang keuangan. Melalui kampanye yang dihadirkannya, kata dia, CIMB Niaga ingin membantu masyarakat mewujudkan mimpi dengan memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia di aplikasi OCTO mobile.

"Artinya memang mereka butuh bantuan untuk teredukasi dan sadar lebih jauh. Apa sih mimpinya? Apa sih financial goal-nya? Dari jangka panjang, jangka pendek, dan bagaimana kiat-kiatnya sehingga kelengkapan dan kekerenan yang dimiliki oleh OCTO CIMB Niaga, ini bukan sekadar karena lengkap, keren, tapi semuanya punya fungsi yang secara ilmu financial planning, balik lagi kita sesimpel O-C-T-O, ini bisa membantu semua keluarga Indonesia wujudkan mimpinya." ujar Amir



2. Model edukasi adalah yang paling berdampak

Financial Planning Tak Harus Tunggu Jadi Kaya
Amir Widjaya dalam acara Media Gathering OCTO untuk Keluarga Indonesia (IDN Times/Shera Amalia)

Amir mengatakan, CIMB Niaga tidak hanya berfokus pada pengembangan produk, tetapi juga berupaya memahami kebutuhan nasabah melalui edukasi keuangan. Menurut dia, edukasi menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membantu masyarakat memahami perencanaan keuangan. 

"Jadi kita pikirkan dari model product development, memahami nasabah, sampai juga bagaimana mengedukasi. Nah ini juga salah satu contoh edukasi kita, komitmen kita," ujar Amir. 

Dia menilai, model edukasi memang tidak selalu memberikan dampak penjualan secara cepat. Meski demikian, dia meyakini edukasi memiliki manfaat jangka panjang bagi keluarga di Indonesia. 

"Karena sebenarnya gak bisa dipungkiri, model edukasi ini bukan sesuatu yang langsung mungkin bisa dapet sales paling cepat, tapi kami percaya edukasi ini yang paling berdampak, lebih fundamental buat keluarga Indonesia," kata dia.



3. Semua orang berhak memiliki wealth management

Financial Planning Tak Harus Tunggu Jadi Kaya
Amir Widjaya, Asri Welas, dan Lusiana Saleh dalam acara Media Gathering OCTO untuk Keluarga Indonesia (IDN Times/Shera Amalia)

Dia menambahkan, layanan wealth management tidak hanya ditujukan bagi kalangan tertentu. Menurut dia, setiap orang dapat memulai perencanaan keuangan dari langkah dasar untuk mencapai tujuan finansialnya. 

“Makanya kalau di dunia perbankan bilang wealth management, seakan-akan memang layanan untuk orang kaya. Siapapun boleh punya wealth management, melalui basic financial planning tadi, siapapun mimpinya patut diperjuangkan," ucap dia.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More