Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia (PTFI) terus mendorong pembangunan berkelanjutan melalui investasi jangka panjang di bidang sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat. (dok. WEB)
  • PT Freeport Indonesia memperkuat ekonomi Papua Tengah lewat investasi jangka panjang yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan di bidang sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat sekitar operasional.
  • Proporsi tenaga kerja asli Papua mencapai 40,9 persen, hasil dari program pelatihan dan beasiswa PTFI yang mendorong peningkatan peran masyarakat lokal di berbagai posisi teknis hingga manajerial.
  • PTFI turut mengembangkan usaha lokal, pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur seperti jalan dan air bersih untuk menciptakan ekosistem ekonomi mandiri dan berkelanjutan bagi masyarakat Papua Tengah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkuat fondasi ekonomi Papua Tengah melalui investasi jangka panjang di bidang sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan usaha lokal.
  • Who?
    Presiden Direktur PTFI Tony Wenas bersama tenaga kerja asli Papua, pelaku usaha lokal seperti Grasella Kunong, serta masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di wilayah operasional PTFI di Papua Tengah, termasuk Timika dan sejumlah kampung sekitar area tambang.
  • When?
    Peningkatan sosial dan ekonomi terjadi dalam 5 hingga 10 tahun terakhir, dengan program pembangunan yang masih berjalan hingga saat ini.
  • Why?
    Investasi dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Papua Tengah serta memastikan manfaat berkelanjutan dari aktivitas pertambangan perusahaan.
  • How?
    Melalui peningkatan proporsi tenaga kerja asli Papua, kemitraan dengan lebih dari 400 pengusaha lokal, pemberian beasiswa, program kesehatan masyarakat, dan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan serta air bersih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Freeport Indonesia (PTFI) menyebut berbagai perubahan sosial dan ekonomi mulai dirasakan masyarakat Papua Tengah dalam 5 hingga 10 tahun terakhir, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Mulai dari peningkatan lapangan kerja, akses pendidikan dan kesehatan, hingga tumbuhnya usaha lokal disebut menjadi bagian dari dampak keberadaan perusahaan di kawasan tersebut.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, mengatakan perusahaan terus mendorong pembangunan berkelanjutan melalui investasi jangka panjang di bidang sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat.

1. PTFI sebut tenaga kerja Papua terus meningkat

PT Freeport Indonesia (PTFI) terus mendorong pembangunan berkelanjutan melalui investasi jangka panjang di bidang sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat. (dok. WEB)

PTFI menyatakan semakin banyak masyarakat asli Papua yang kini terlibat dalam berbagai bidang operasional perusahaan, mulai dari posisi teknis hingga manajerial.

Menurut data internal perusahaan, proporsi tenaga kerja asli Papua saat ini mencapai 40,9 persen dan terus meningkat setiap tahun.

“Kami melihat kemajuan yang membanggakan. Tenaga kerja asal Papua kini mengisi peran yang semakin beragam, dari posisi teknis hingga manajerial. Ini adalah hasil investasi jangka panjang pada pendidikan dan pelatihan,” ujar Tony Wenas.

PTFI menyebut sebagian tenaga kerja tersebut berasal dari program pelatihan dan penerima beasiswa yang dijalankan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

2. Usaha lokal disebut ikut tumbuh bersama aktivitas perusahaan

PT Freeport Indonesia (PTFI) terus mendorong pembangunan berkelanjutan melalui investasi jangka panjang di bidang sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat. (dok. WEB)

PTFI juga menilai aktivitas ekonomi perusahaan turut mendorong pertumbuhan usaha lokal di Timika dan wilayah sekitar.

Berbagai sektor usaha seperti transportasi, katering, pertanian lokal, hingga perbengkelan disebut mendapat dampak ekonomi dari kerja sama dengan perusahaan.

Salah satu pelaku usaha lokal, Grasella Kunong, mengatakan usahanya berkembang setelah mengikuti program local business empowerment dari PTFI.

“Sekarang kami bisa mempekerjakan lebih banyak orang kampung, dan usaha kami bisa mengirimkan pasokan secara rutin,” ujarnya.

Dalam satu dekade terakhir, PTFI mengklaim telah bermitra dengan lebih dari 400 pengusaha lokal sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi masyarakat Papua Tengah.

3. Pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur jadi fokus pembangunan

PT Freeport Indonesia (PTFI) terus mendorong pembangunan berkelanjutan melalui investasi jangka panjang di bidang sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat. (dok. WEB)

Selain ekonomi, PTFI menyebut sektor pendidikan dan kesehatan menjadi fokus program sosial perusahaan. Program tersebut mencakup pembangunan fasilitas pendidikan, bantuan perlengkapan belajar, hingga pemberian beasiswa bagi pelajar Papua untuk melanjutkan pendidikan ke luar daerah.

Di bidang kesehatan, perusahaan menjalankan program penanganan malaria, peningkatan gizi anak, dan penguatan fasilitas kesehatan di sejumlah kampung.

“Kesehatan dan pendidikan merupakan fondasi utama bagi masa depan Papua. Karena itu, kami menjalankan program sosial secara jangka panjang dan berkelanjutan,” kata Tony.

PTFI juga menyebut pembangunan infrastruktur seperti jalan, listrik, air bersih, dan transportasi logistik turut membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat di Papua Tengah.

“Tujuan kami adalah agar Papua Tengah memiliki kekuatan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan, jauh melampaui masa operasional tambang. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat jangka panjang dari setiap investasi yang dilakukan hari ini,” tutur Tony. (WEB)

Editorial Team