Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Cara Financial Glow Up ala Gen Z agar Keuangan Makin Sehat

7 Cara Financial Glow Up ala Gen Z agar Keuangan Makin Sehat
ilustrasi uang rupiah (pexels.com/bangunstockproduction)
  • Financial glow up menekankan pengelolaan uang yang sehat: catat pemasukan-pengeluaran, bedakan kebutuhan dan keinginan, serta buat anggaran realistis sesuai kondisi hidup.
  • Prioritaskan dana darurat secara bertahap sebelum mengejar gaya hidup, lalu pelajari aset dan investasi berdasarkan tujuan, kemampuan, karakteristik, serta risiko produk.
  • Tingkatkan literasi finansial melalui sumber kredibel dan evaluasi pemasukan, pengeluaran, tabungan, serta investasi setiap akhir bulan agar strategi tetap relevan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Istilah glow up kini tidak hanya menggambarkan perubahan penampilan, tetapi juga mulai digunakan untuk menunjukkan perkembangan kondisi keuangan. Di kalangan anak muda, financial glow up menjadi gambaran tentang usaha membangun kehidupan finansial yang lebih tertata, mandiri, dan sesuai dengan tujuan pribadi. Kondisi tersebut tentu bukan sekadar soal punya penghasilan besar atau mampu membeli barang yang sedang populer.

Keuangan yang sehat justru lebih banyak ditentukan oleh cara seseorang mengatur pemasukan, mengendalikan pengeluaran, serta menyiapkan kebutuhan di masa depan. Karena itu, financial glow up ala Gen Z bisa dimulai dari kebiasaan sederhana yang realistis untuk dilakukan sehari-hari. Kalau kamu ingin kondisi finansial berkembang tanpa harus melakukan perubahan ekstrem, tujuh langkah berikut bisa menjadi titik awalnya.

  1. 1. Kenali kondisi keuangan sebelum menentukan target

    7 Cara Financial Glow Up ala Gen Z agar Keuangan Makin Sehat
    ilustrasi uang (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

    Langkah pertama untuk memperbaiki keuangan adalah mengetahui kondisi finansial secara apa adanya. Kamu perlu memahami berapa jumlah pemasukan setiap bulan, ke mana saja uang tersebut digunakan, dan berapa banyak yang masih bisa disisihkan. Tanpa gambaran yang jelas, target keuangan akan lebih sulit dibuat karena kamu tidak memiliki dasar untuk menentukan langkah yang realistis.

    Coba mulai dengan mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran selama satu bulan. Dari catatan tersebut, kamu bisa melihat pola belanja yang sebelumnya mungkin tidak terasa, seperti terlalu sering membeli makanan melalui aplikasi atau melakukan transaksi kecil yang ternyata cukup besar jika dikumpulkan. Setelah mengetahui kebiasaan tersebut, kamu akan lebih mudah menentukan bagian mana yang perlu dipertahankan, dikurangi, atau diubah.

  2. 2. Bedakan keinginan dari kebutuhan saat memakai uang

    ilustrasi belanja (pexels.com/Alexandra Maria)
    ilustrasi belanja (pexels.com/Alexandra Maria)

    Kemudahan berbelanja melalui media sosial dan berbagai platform digital membuat keputusan membeli sesuatu bisa terjadi dalam hitungan detik. Promo terbatas, konten rekomendasi, hingga tren dari kreator dapat membuat barang yang sebenarnya tidak diperlukan terasa seperti sesuatu yang harus segera dimiliki. Dalam proses financial glow up ala Gen Z, kemampuan menahan dorongan belanja menjadi salah satu kebiasaan yang penting.

    Bukan berarti kamu harus berhenti menikmati hasil kerja atau menghilangkan semua pengeluaran untuk hiburan. Kamu hanya perlu memastikan bahwa uang yang digunakan untuk bersenang-senang tidak mengganggu kebutuhan utama dan tujuan finansial yang sudah dibuat. Sebelum melakukan pembelian, coba beri jeda selama 24 jam dan tanyakan kepada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya menarik karena sedang menjadi tren.

  3. 3. Buat anggaran yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari

    7 Cara Financial Glow Up ala Gen Z agar Keuangan Makin Sehat
    ilustrasi uang (pexels.com/olia danilevich)

    Anggaran keuangan sering dianggap membatasi kebebasan karena setiap pengeluaran harus mengikuti batas tertentu. Padahal, budgeting justru dapat membantu kamu mengetahui berapa banyak uang yang aman digunakan tanpa mengorbankan kebutuhan lain. Anggaran yang baik bukan yang terlihat paling ketat, melainkan yang mampu mengikuti kondisi pemasukan dan gaya hidup secara realistis.

    Kamu bisa membagi pemasukan ke dalam beberapa pos, seperti kebutuhan rutin, tabungan, hiburan, dana darurat, dan investasi. Besaran setiap pos tidak harus sama karena kondisi setiap orang berbeda, terutama jika jumlah pendapatan dan tanggungannya tidak seragam. Agar lebih mudah dijalankan, buat anggaran sebelum uang habis dan lakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan pengeluaran masih berada dalam batas yang telah ditentukan.

  4. 4. Bangun dana darurat sebelum mengejar gaya hidup

    7 Cara Financial Glow Up ala Gen Z agar Keuangan Makin Sehat
    ilustrasi menabung (pexels.com/Bich Tran)

    Punya tabungan bukan hanya tentang menyiapkan uang untuk membeli sesuatu yang diinginkan. Sebagian dana juga perlu disiapkan sebagai perlindungan ketika muncul kebutuhan mendadak, misalnya biaya perbaikan barang penting, kehilangan sumber pemasukan, atau kebutuhan lain yang tidak masuk dalam anggaran rutin. Dana darurat dapat membuat kondisi finansial lebih siap menghadapi kejadian yang tidak direncanakan.

    Jumlah dana yang perlu disiapkan tentu dapat berbeda tergantung kondisi dan tanggungan masing-masing orang. Kamu bisa menentukan target secara bertahap agar prosesnya terasa lebih ringan dan tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari. Kebiasaan menyisihkan uang secara rutin juga membantu membangun disiplin finansial yang menjadi bagian penting dari financial glow up jangka panjang.

  5. 5. Mulai mengenal aset dan investasi sejak dini

    7 Cara Financial Glow Up ala Gen Z agar Keuangan Makin Sehat
    ilustrasi investasi (pexels.com/Mikhail Nilov)

    Setelah kebutuhan utama dan perlindungan finansial mulai tertata, kamu dapat mempelajari cara mengembangkan uang melalui aset atau instrumen investasi. Investasi sebaiknya tidak dilakukan hanya karena sedang populer di media sosial, sebab setiap instrumen memiliki karakteristik, risiko, dan tujuan penggunaan yang berbeda. Pemahaman tersebut penting agar keputusan investasi tidak sekadar mengikuti tren atau rekomendasi orang lain.

    Kamu bisa memulai dengan mempelajari berbagai pilihan aset dan menyesuaikannya dengan tujuan serta kemampuan finansial. Emas, misalnya, merupakan salah satu aset yang kerap digunakan untuk menyimpan nilai dalam jangka panjang, tetapi tetap perlu dipahami karakteristik dan risikonya sebelum dipilih. Yang terpenting bukan memulai dengan nominal besar, melainkan memahami produk yang dipilih dan membangun kebiasaan investasi secara konsisten sesuai kemampuan.

  6. 6. Tingkatkan literasi finansial sedikit demi sedikit

    7 Cara Financial Glow Up ala Gen Z agar Keuangan Makin Sehat
    ilustrasi belajar ilmu keuangan (pexels.com/Julia M Cameron)

    Perubahan kondisi keuangan tidak akan bertahan lama jika tidak dibarengi dengan pengetahuan yang memadai. Literasi finansial membantu kamu memahami konsep seperti bunga, utang, dana darurat, investasi, inflasi, hingga pengelolaan anggaran sebelum mengambil keputusan. Semakin banyak pemahaman yang dimiliki, semakin besar pula kemungkinan kamu dapat mempertimbangkan keputusan keuangan dengan lebih matang.

    Tidak perlu langsung mempelajari seluruh topik keuangan dalam waktu singkat karena hal tersebut justru bisa terasa membingungkan. Pilih satu topik untuk dipelajari secara rutin melalui buku, artikel, podcast, atau sumber edukasi dari lembaga yang kredibel. Setelah memahami satu konsep, coba terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar pengetahuan tersebut tidak berhenti sebagai teori saja.

  7. 7. Evaluasi progres keuangan setiap akhir bulan

    7 Cara Financial Glow Up ala Gen Z agar Keuangan Makin Sehat
    ilustrasi review keuangan (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

    Financial glow up bukan proyek yang selesai setelah kamu berhasil membuat anggaran atau mulai menabung. Kondisi keuangan dapat berubah ketika pendapatan meningkat, kebutuhan bertambah, muncul cicilan baru, atau prioritas hidup mengalami perubahan. Karena itu, evaluasi secara rutin diperlukan agar strategi yang digunakan tetap sesuai dengan situasi terbaru.

    Sisihkan waktu setiap akhir bulan untuk melihat kembali pemasukan, pengeluaran, tabungan, dan investasi yang sudah dilakukan. Perhatikan juga apakah ada kebiasaan yang membuat anggaran sering meleset atau target yang ternyata perlu disesuaikan. Dengan melakukan evaluasi secara konsisten, kamu dapat melihat perkembangan dari waktu ke waktu sekaligus mengetahui langkah berikutnya yang perlu diperbaiki.

    Pada akhirnya, financial glow up ala Gen Z bukan tentang terlihat kaya di media sosial, melainkan tentang memiliki hubungan yang lebih sehat dengan uang dan mampu merencanakan masa depan. Perubahan tersebut dapat dimulai dari mengenali kondisi finansial, mengatur pengeluaran, membangun dana darurat, hingga mempelajari cara mengembangkan aset. Tidak perlu menunggu kondisi sempurna karena kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten justru dapat menjadi fondasi keuangan yang lebih kuat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More