Ilustrasi anggaran (IDN Times/Arief Rahmat)
Ia menjelaskan, melalui kepemilikan saham di PT LNG, perseroan memperoleh eksposur langsung pada segmen midstream dan likuefaksi gas, yang melengkapi portofolio Perseroan saat ini di bidang perdagangan gas, transportasi, dan infrastruktur energi. Investasi strategis ini memperluas kehadiran RAJA Group melampaui gas pipa menuju rantai nilai LNG terintegrasi yang lebih luas.
"Keikutsertaan dalam proyek FLNG pertama di Indonesia juga menempatkan Perseroan pada segmen yang partisipasi perusahaan domestiknya masih terbatas, sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dengan Genting Berhad Group dalam ekosistem LNG di Indonesia. Alokasi gas dari proyek ini untuk pasar domestik turut mendukung agenda ketahanan energi nasional dan sejalan dengan strategi pengembangan usaha jangka panjang Perseroan," tegasnya.
Sebagaimana disampaikan dalam Keterbukaan Informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia, pada tahap ini transaksi tersebut tidak diperkirakan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun kegiatan usaha perseroan. Meskipun demikian, akuisisi ini memberikan pijakan strategis bagi Perseroan untuk berpartisipasi lebih luas dalam proyek tersebut serta dalam rantai nilai LNG di Indonesia.