- Ringgit Malaysia menguat 0,05 persen
- Yuan China menguat 0,04 persen
- Rupee India melemah 0,80 persen
- Pesso Filipina menguat 0,20 persen
- Won Korea melemah 0,12 persen
- Dolar Singapura menguat 0,07 persen
Rupiah Berhasil Dibuka Menguat ke Rp16.904 per Dolar AS

- Rincian nilai tukar di kawasan Asia
- Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah menguat terhadap dolar AS.
- Ketegangan perdagangan antara Amer
Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat ke level Rp16.904 per dolar AS pada perdagangan Kamis (22/1/2025)
Berdasarkan Bloomberg, rupiah dibuka menguat 32 poin atau 0,19 persen dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya, Hal ini disebabkan oleh tekanan di pasar valas yang dipengaruhi berbagai faktor.
1. Rincian nilai tukar di kawasan Asia
Daftar mata uang di Asia bergerak variatif, dengan rincian:
2. Rupiah berpotensi menguat hari ini
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah menguat terhadap dolar AS, seiring dengan meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Eropa.
Kondisi ini dipicu oleh keputusan Presiden AS, Donald Trump, yang menarik ancaman tarif terhadap produk-produk Eropa.
"Langkah tersebut memberikan angin segar bagi pasar global, termasuk mata uang negara-negara berkembang, termasuk Indonesia," kata dia.
3. Rupiah hanya akan menguat terbatas, harus tetap waspada
Namun, meskipun terdapat potensi penguatan, Lukman memperingatkan penguatan rupiah kemungkinan akan terbatas.
Faktor-faktor domestik yang masih lemah, seperti kekhawatiran terkait independensi Bank Indonesia (BI), defisit anggaran negara, serta kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh BI, diperkirakan akan membatasi ruang gerak rupiah.
"Sentimen domestik yang masih rapuh menjadi faktor penahan yang akan membatasi ruang penguatan bagi rupiah. Kami melihat range pergerakan rupiah untuk hari ini berada di kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS," ujar Lukman Leong.
















