Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

2,99 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jabodetabek di Mudik Lebaran

2,99 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jabodetabek di Mudik Lebaran
Arus mudik Lebaran di Gerbang Tol Cikampek Utama. (Dok. Jasa Marga)
Intinya Sih
  • PT Jasa Marga memprediksi 2,99 juta kendaraan akan keluar dari Jabodetabek selama periode mudik Lebaran 2026, dengan mayoritas menuju arah timur seperti Bandung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
  • Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran, sedangkan puncak arus balik diprediksi jatuh pada 24 Maret atau H+3 Lebaran.
  • Empat ruas tol akan dibuka secara fungsional tanpa tarif selama periode mudik, termasuk Tol Prambanan-Purwomartani, Yogyakarta-Bawen Seksi 6, Japek II Selatan, dan Probol
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bekasi, IDN Times - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memprediksi sebanyak 2,99 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek di periode mudik Lebaran 2026. Adapun rentang waktunya ialah pada H-8 sampai H+9 Lebaran, yakni 13 sampai 30 Maret 2026 atau selama 18 hari.

Sementara itu, untuk periode mudik selama 22 hari, pada H-10 sampai dengan H+10, diprediksi sebanyak 3,5 juta kendaraan akan meninggalkan Jabodetabek.

1. Sebagian besar menuju arah Bandung, Jawa Tengah, Jawa Timur

IMG_9509.jpeg
Konferensi pers kesiapan mudik Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dari angka tersebut, Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono mengatakan, sebagian besar kendaraan diprediksi menuju arah timur, yakni Jakarta Cikampek (Japek), Tol MBZ, Cipali, hingga Trans Jawa.

“Jadi 28 persen itu ke Merak, sementara 50 persen ke arah timur, seperti Cipularang, sementara sisanya sekitar 20 persen adalah ke arah Bogor,” ucap Rivan dalam konferensi pers di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026).

Rivan mengatakan, lalu lintas kendaraan ke arah timur menjadi dipantau ketat, mengingat tingginya volume kendaraan saat mudik lebaran. Jasa Marga memprediksi sebanyak 1,18 juta kendaraan roda 4 dan 47 ribu bus melaju ke Arah Timur.

“Nah yang pasti diantisipasi adalah yang 50 persen ke timur. Karena ini akan terbagi kembali, 57 persen ke arah Trans Jawa, dan 42 persen ke arah Cipularang,” ujar Rivan.

2. Puncak mudik diprediksi jatuh pada 18 Maret

Penampakan ruas Tol Kalikangkung Ngaliyan Semarang saat arus balik Lebaran. (IDN Times/Dok Humas Jasa Marga Semarang-Batang)
Penampakan ruas Tol Kalikangkung Ngaliyan Semarang saat arus balik Lebaran. (IDN Times/Dok Humas Jasa Marga Semarang-Batang)

Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik akan jatuh pada 18 Maret atau H-3 Lebaran. Sementara, puncak arus balik pada 24 Maret atau H+3 Lebaran.

“Dan biasanya kepadatan di kilometer (km) 66 adalah karena adanya jumlah kendaraan yang lebih banyak yang sekitar 50 persen yang ke arah Trans Jawa,” tutur Rivan.

3. Jasa Marga bakal gratiskan empat ruas tol

Ruas Tol Bawen masih lengang. (IDN Times/Dok Jasa Marga
Ruas Tol Bawen masih lengang. (IDN Times/Dok Jasa Marga

Di periode mudik Lebaran 2026 ini, Jasa Marga akan membuka empat ruas tol secara fungsional alias tanpa tarif (gratis), sebagai berikut:

  1. Tol Prambanan-Purwomatani (16-29 Maret 2026 pukul 06.00-18.00 WIB)
  2. Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 atau ruas Bawen-Ambarawa (14-29 Maret)
  3. Japek II Selatan ruas Sadang-Setu (15-31 Maret 2026)
  4. Tol Probolinggo-Banyuwangi ruas Probolinggo-Situbondo Barat (14-29 Maret 2026 pukul 06.00-16.00) WIB.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Business

See More