Direktur Utama Telkom Dian Siswarini memberikan sambutan pada acara SPA signing ceremony yang berlangsung di Jakarta (3/6). (dok. Telkom)
Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Dian Siswarini, mengatakan penataan portofolio dilakukan secara disiplin untuk membangun perusahaan yang lebih efisien dan berorientasi pada penciptaan nilai.
Menurutnya, kemitraan strategis semacam ini tidak hanya dipandang sebagai transaksi korporasi, tetapi juga upaya menciptakan struktur bisnis yang lebih optimal.
“TelkomGroup terus menjalankan strategi penataan portofolio bisnis secara disiplin untuk membangun perusahaan yang lebih lincah, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai. Kami memandang kemitraan strategis seperti ini bukan sekadar transaksi korporasi, melainkan bagian dari upaya menciptakan struktur bisnis yang lebih optimal agar setiap entitas dapat tumbuh secara lebih agresif serta membuka ruang inovasi bisnis yang lebih luas di masa depan,” kata Dian.
Senada, Direktur Utama TelkomMetra, Pramasaleh Haryo Utomo, menilai divestasi ini menjadi momentum bagi AdMedika untuk meningkatkan kapabilitas dan memperluas skala bisnis.
“TelkomMetra memandang langkah ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat nilai tambah AdMedika dalam jangka panjang. Di bawah kepemilikan Fullerton Health, kami meyakini AdMedika berada pada posisi yang solid untuk meningkatkan kapabilitas, memperluas skala bisnis, serta mengakses ekosistem layanan kesehatan regional yang lebih luas, dengan tetap mempertahankan fondasi kuat yang telah dibangun di Indonesia,” ujarnya.