Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tiga Kelompok MBR Bakal Dapat Sertifikasi Rumah Gratis
Rumah subsidi Perumahan Rorinata di Desa Sukamaju, Deli Serdang (IDN Times/Doni Hermawan)
  • Pemerintah melalui Kementerian PKP dan ATR/BPN sepakat memberikan sertifikasi rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bentuk kolaborasi lintas kementerian.
  • Tiga kelompok penerima manfaat meliputi penerima bantuan perumahan, pemilik KPR FLPP yang ditingkatkan statusnya menjadi SHM, serta MBR yang membangun rumah secara mandiri.
  • Penentuan MBR dilakukan berdasarkan slip gaji atau data DTSEN, sementara program sertifikasi ini dijalankan bersamaan dengan bedah rumah dan KUR Perumahan untuk memperkuat ekonomi keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun 2025

Kementerian PKP menetapkan Peraturan Menteri PKP Nomor 5 Tahun 2025 sebagai dasar penentuan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) penerima program sertifikasi rumah gratis.

15 Juli 2026

Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyampaikan kesepakatan sertifikasi gratis sektor perumahan bagi MBR dalam pertemuan di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti turut hadir dalam acara tersebut.

kini

Program sertifikasi rumah gratis untuk MBR dijalankan bersamaan dengan program bedah rumah dan KUR Perumahan guna memperkuat kepemilikan serta ekonomi keluarga penerima.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah mengumumkan program sertifikasi rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), mencakup peningkatan status hak guna bangunan menjadi sertifikat hak milik serta pendampingan melalui program bedah rumah dan KUR Perumahan.
  • Who?
    Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyampaikan kebijakan ini, didampingi Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam pertemuan resmi di Jakarta.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, sebagai lokasi pertemuan antara kedua kementerian bersama perwakilan BPS.
  • When?
    Keterangan mengenai kesepakatan program disampaikan pada Rabu, 15 Juli 2026.
  • Why?
    Program ini bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan rumah bagi MBR serta memperkuat ekonomi keluarga melalui dukungan pembiayaan dan perbaikan hunian.
  • How?
    Sertifikasi diberikan kepada tiga kelompok MBR berdasarkan slip gaji atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan pelaksanaan bersamaan program bedah rumah dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Maruarar dan Pak Nusron mau kasih sertifikat rumah gratis buat orang yang penghasilannya kecil. Ada tiga kelompok orang yang bisa dapat, yaitu yang sudah dapat bantuan rumah, yang punya rumah dari KPR, dan yang bangun sendiri. Mereka juga mau bantu perbaiki rumah dan kasih pinjaman supaya keluarga bisa hidup lebih baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Inisiatif sertifikasi rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah mencerminkan kolaborasi pemerintah yang konkret dan berpihak pada rakyat kecil. Dengan melibatkan verifikasi data yang jelas serta dukungan program bedah rumah dan KUR Perumahan, langkah ini tidak hanya memberi kepastian hukum atas tempat tinggal, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi keluarga penerima.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, sepakat menggratiskan sertifikasi sektor perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kesepakatan itu disampaikan dalam pertemuan yang juga dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta.

"Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

1. Ada tiga kelompok penerima

Ilustrasi rumah subsidi (IDN Times/Dhana Kencana)

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mengatakan sertifikasi gratis akan diberikan kepada tiga kelompok masyarakat. Pertama, masyarakat yang menerima bantuan pemerintah di sektor perumahan.

Kedua, penerima Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) yang hak guna bangunannya (HGB) akan ditingkatkan menjadi sertifikat hak milik (SHM). Ketiga, masyarakat yang membangun rumah secara mandiri dan masuk kategori MBR.

"Judul programnya adalah sertipikasi gratis sektor perumahan untuk MBR," ujar Nusron.

2. Penentuan MBR pakai slip gaji dan DTSEN

Ilustrasi gaji (IDN Times/Aditya Pratama)

Penentuan penerima program dilakukan bersama Kementerian PKP dengan mengacu pada Peraturan Menteri PKP Nomor 5 Tahun 2025. Masyarakat yang memiliki slip gaji akan dinilai berdasarkan batas penghasilan dalam aturan tersebut.

Sementara pekerja sektor informal yang tidak memiliki slip gaji akan diverifikasi menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk melihat apakah mereka berada pada kelompok desil delapan atau di bawahnya.

3. Sertifikasi rumah dibarengi bedah rumah dan KUR perumahan

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo saat melakukan simbolis bedah rumah di rumah Bapak Dwi Nugroho. (dok. Pemkot Jogja)

Sertifikasi rumah bagi MBR berjalan bersamaan dengan program bedah rumah dan KUR Perumahan. Langkah tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan rumah sekaligus mendukung program pemerintah lainnya bagi masyarakat.

"Sertipikasinya diurus, rumahnya dibedah, ekonomi keluarga diperkuat melalui KUR Perumahan. Jadi terima kasih, hari ini saya menang banyak atas dukungan dari Pak Nusron," ujar Maruarar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article