Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Turun Hari Ini, Jadi Rp946 Ribu per Gram

Ilustrasi Emas. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Emas. (IDN Times/Aditya Pratama)

Jakarta, IDN Times - Harga emas produksi PT Aneka Tambang atau Antam hari ini, Senin, (23/8/2021) berada di level Rp946 ribu per gram. Berdasarkan informasi perdagangan situs logammulia.com, harga tersebut turun Rp2 ribu dari posisi terakhir Rp948 ribu pada Sabtu (21/8/2021) kemarin.

Selama bulan Agustus, harga emas Antam cenderung bertahan di level Rp940 ribu-an. Harga tertinggi di bulan ini ialah Rp948 ribu per gram pada tanggal 2,3, dan 21 Agustus kemarin. 

Sementara itu, harga buyback hari ini turun Rp1 ribu, menjadi Rp828 ribu per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam ketika kamu hendak menjual emas ke Butik Logam Mulia.

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini

Ilustrasi Emas. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Emas. (IDN Times/Aditya Pratama)

Berikut ini harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp523 ribu
  • Harga emas 1 gram: Rp946 ribu
  • Harga emas 2 gram: Rp1.832 juta
  • Harga emas 3 gram: Rp2.723 juta
  • Harga emas 5 gram: Rp4.505 juta
  • Harga emas 10 gram: Rp8.955 juta
  • Harga emas 25 gram: Rp22.262 juta
  • Harga emas 50 gram: Rp44.445 juta
  • Harga emas 100 gram: Rp88.812 juta.

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh pungutan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas merupakan aset aman untuk berinvestasi

Ilustrasi Investasi. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Investasi. (IDN Times/Aditya Pratama)

Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena emas merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilainya juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Itu berarti pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik. Investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas, bisa bernapas lega karena tidak semua asetnya melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar lima sampai 15 persen dari portofolio untuk investasi terkait emas.

3. Cara menghitung keuntungan investasi emas

Ilustrasi Investasi. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Investasi. (IDN Times/Aditya Pratama)

Untuk keuntungan investasi emas, hitunglah selisih harga jual dan harga beli agar bisa memperkirakan keuntungan yang akan didapat. Misalnya, harga beli emas Antam Rp1,021 juta per gram dan harga jual kembali Rp917 ribu per gram.

Ada selisih Rp104 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.

Apabila kamu beli emas Rp1,031 juta pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu rugi Rp104 ribu. Berbeda halnya apabila kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali lima tahun kemudian. Oleh sebab itu, emas kerap disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
Jumawan Syahrudin
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in Business

See More

4 Kebiasaan Pemula yang Membuat Bisnis Bertahan Lama dan Stabil

23 Jan 2026, 07:42 WIBBusiness