Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
9 Orang Terkaya di Inggris 2026 dengan Kekayaan Fantastis
Orang Terkaya di Inggris 2026 (forbes.com I commons.wikimedia.org I lifestylesmagazine.com)
  • Michael Platt memimpin daftar miliarder Inggris 2026 dengan kekayaan sekitar 18,8 miliar dolar AS berkat kesuksesan BlueCrest Capital Management di sektor investasi global.
  • Sir Jim Ratcliffe dan Sir James Dyson menempati posisi berikutnya melalui dominasi industri kimia Ineos serta inovasi teknologi rumah tangga yang menjadikan merek Dyson simbol inovasi dunia.
  • Sembilan nama dalam daftar menunjukkan keberagaman sumber kekayaan, mulai dari investasi, fintech, manufaktur hingga properti, mencerminkan dinamika ekonomi dan peluang lintas sektor di Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dunia bisnis global kembali menyorot siapa saja orang terkaya di Inggris 2026 yang berhasil mengumpulkan kekayaan fantastis dari berbagai sektor strategis. Berdasarkan data real-time per Januari 2026, daftar ini diisi oleh pengusaha sukses dari bidang investasi, teknologi, manufaktur, hingga layanan keuangan digital yang terus berkembang pesat.

Fluktuasi kekayaan para miliarder ini bahkan bisa mencapai miliaran dolar dalam hitungan bulan, tergantung kondisi pasar global yang dinamis dan penuh tantangan. Hal ini menunjukkan bahwa posisi mereka tidak hanya ditentukan oleh bisnis, tetapi juga oleh kemampuan membaca peluang dan risiko ekonomi dunia.

Terlepas dari itu, sebagian besar dari mereka juga memiliki pengaruh besar terhadap arah industri yang mereka jalani, bahkan hingga ke kebijakan global. Nah, siapa saja nama yang masuk dalam daftar orang terkaya di Inggris 2026 dan bagaimana perjalanan mereka membangun kekayaan? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

1. Michael Platt memimpin daftar miliarder Inggris

Michael Platt (forbes.com)

Michael Platt menjadi sosok paling tajir dalam daftar orang terkaya di Inggris 2026 dengan kekayaan sekitar 18,8 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp291 triliun. Ia dikenal sebagai co-founder sekaligus CEO BlueCrest Capital Management, sebuah perusahaan investasi global yang memiliki reputasi kuat di dunia keuangan internasional. Keberhasilannya menempati posisi teratas tidak lepas dari strategi investasi yang matang serta kemampuannya membaca pergerakan pasar dengan sangat presisi.

Perjalanan karier Platt dimulai dari dunia perbankan investasi saat ia bekerja di JP Morgan selama hampir satu dekade. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang mekanisme pasar keuangan global sebelum akhirnya mendirikan BlueCrest pada awal 2000-an. Seiring waktu, perusahaan yang ia bangun berkembang menjadi salah satu hedge fund paling sukses, sehingga memperkuat posisinya sebagai miliarder paling berpengaruh di Inggris.

2. Sir Jim Ratcliffe menguasai industri kimia global

Sir Jim Ratcliffe (forbes.com)

Sir Jim Ratcliffe dikenal luas sebagai pendiri dan chairman Ineos, perusahaan kimia global yang memiliki operasi di berbagai negara dan sektor industri. Kekayaannya diperkirakan mencapai 17,2 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp266 triliun pada 2026, menjadikannya salah satu pemain utama dalam industri manufaktur dunia. Kesuksesannya tidak hanya berasal dari skala bisnis, tetapi juga dari keberanian mengambil keputusan strategis di saat krisis.

Selain berkiprah di dunia industri, Ratcliffe juga menarik perhatian publik melalui keterlibatannya di dunia olahraga, termasuk kepemilikan saham di klub Manchester United. Ia dikenal sebagai sosok yang berani mengambil langkah kontroversial, seperti mengalihkan investasi energi ke luar Inggris demi efisiensi bisnis. Keputusan-keputusan ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis jangka panjang.

3. Sir James Dyson sukses lewat inovasi teknologi

Sir James Dyson (commons.wikimedia.org)

Sir James Dyson menempati posisi ketiga dalam daftar orang terkaya di Inggris 2026 dengan kekayaan sekitar 15,2 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp235 triliun. Ia merupakan inovator di balik berbagai produk teknologi rumah tangga yang revolusioner, seperti vacuum cleaner tanpa kantong yang mengubah standar industri. Kesuksesannya membuktikan bahwa inovasi bisa menjadi kunci utama dalam membangun kekayaan besar.

Dyson dikenal sebagai sosok yang tidak pernah berhenti bereksperimen dan mengembangkan teknologi baru untuk memecahkan masalah sehari-hari. Ia bahkan menginvestasikan sebagian besar keuntungannya untuk riset dan pengembangan agar produknya tetap relevan di pasar global. Pendekatan ini membuat brand Dyson tidak hanya populer, tetapi juga menjadi simbol inovasi teknologi kelas dunia.

4. David dan Simon Reuben membangun kerajaan properti

David (KANAN) dan Simon Reuben (KIRI) (lifestylesmagazine.com)

David dan Simon Reuben merupakan duo saudara yang sukses membangun kerajaan bisnis melalui investasi properti dan teknologi. Kekayaan mereka diperkirakan mencapai 13,3 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp206 triliun, menjadikan mereka salah satu keluarga terkaya di Inggris. Kesuksesan mereka tidak terjadi secara instan, melainkan melalui strategi investasi jangka panjang yang konsisten.

Melalui perusahaan investasi Reuben Brothers, keduanya mengelola berbagai proyek besar di sektor properti, mulai dari hotel mewah hingga kawasan komersial strategis. Selain itu, mereka juga memperluas portofolio ke sektor teknologi untuk menjaga relevansi bisnis di era digital. Diversifikasi ini menjadi kunci penting yang membuat mereka mampu bertahan di tengah fluktuasi ekonomi global.

5. Nikolay Storonsky mengembangkan Revolut secara global

Nikolay Storonsky (commons.wikimedia.org)

Nikolay Storonsky adalah pendiri Revolut, perusahaan fintech yang berkembang pesat dan memiliki jutaan pengguna di seluruh dunia. Kekayaannya mencapai sekitar 13,1 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp203 triliun pada 2026, berkat kesuksesan platform keuangan digital yang ia bangun. Revolut sendiri dikenal sebagai salah satu startup paling inovatif di sektor finansial.

Perusahaan ini menawarkan berbagai layanan keuangan modern, mulai dari pembayaran digital hingga investasi, yang memudahkan pengguna dalam mengelola keuangan mereka. Dengan valuasi yang terus meningkat, Revolut berhasil menarik perhatian investor global dan memperkuat posisi Storonsky sebagai tokoh penting di industri fintech. Keberhasilannya menunjukkan bahwa inovasi digital mampu menciptakan peluang besar di era modern.

6. Anthony Bamford mempertahankan warisan industri keluarga

Anthony Bamford (theguardian.com)

Anthony Bamford menjalankan JCB, perusahaan alat berat yang telah menjadi bagian penting dari industri konstruksi global selama puluhan tahun. Kekayaannya diperkirakan mencapai 11,5 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp178 triliun, hasil dari keberhasilannya mempertahankan dan mengembangkan bisnis keluarga. Ia dikenal sebagai pemimpin yang mampu menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi.

Sejak mengambil alih perusahaan pada usia muda, Bamford berhasil memperluas pasar JCB ke berbagai negara di dunia. Ia terus mendorong inovasi produk agar tetap relevan dengan kebutuhan industri modern yang terus berubah. Upaya ini membuat JCB tetap menjadi salah satu pemain utama di sektor alat berat global.

7. Christopher Hohn fokus pada investasi dan filantropi

Christopher Hohn (commons.wikimedia.org)

Christopher Hohn adalah pendiri The Children’s Investment Fund, sebuah perusahaan investasi yang berbasis di Inggris dan memiliki pengaruh besar di dunia finansial. Kekayaannya mencapai sekitar 9,2 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp142 triliun, menjadikannya salah satu investor paling sukses di Inggris. Namun, yang membuatnya berbeda adalah komitmennya terhadap kegiatan filantropi.

Selain menjalankan bisnis, Hohn aktif mendukung berbagai program sosial dan pembangunan internasional. Ia bahkan mendapatkan gelar kehormatan atas kontribusinya dalam bidang tersebut, yang menunjukkan dampak positif dari kekayaannya. Kombinasi antara kesuksesan finansial dan kepedulian sosial membuatnya menjadi figur inspiratif di dunia bisnis.

8. Denise Coates membesarkan bisnis taruhan online

Denise Coates (forbes.com)

Denise Coates merupakan salah satu perempuan terkaya di Inggris yang sukses membangun Bet365 menjadi perusahaan taruhan online terbesar di dunia. Kekayaannya diperkirakan mencapai 7,8 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp121 triliun, hasil dari inovasi dan kepemimpinannya di industri hiburan digital. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki visi kuat dalam membaca tren pasar.

Di bawah kepemimpinannya, Bet365 berkembang pesat dengan memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau pasar global. Ia mampu mengubah bisnis taruhan konvensional menjadi platform online yang lebih modern dan mudah diakses. Keberhasilannya membuktikan bahwa perempuan juga memiliki peran besar dalam dunia bisnis global.

9. Alexander Gerko sukses lewat trading algoritmik

Alexander Gerko (telegraph.co.uk)

Alexander Gerko adalah pendiri XTX Markets, perusahaan trading berbasis algoritma yang berkembang pesat sejak didirikan pada 2015. Kekayaannya mencapai sekitar 7,4 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp114 triliun, berkat inovasi teknologi dalam dunia keuangan. Ia menjadi salah satu pelopor dalam penggunaan algoritma untuk perdagangan saham.

Meskipun sempat mengalami penurunan nilai kekayaan dalam beberapa waktu terakhir, bisnisnya tetap menunjukkan pertumbuhan yang stabil. Teknologi yang ia kembangkan memungkinkan transaksi dilakukan dengan lebih cepat dan efisien dibandingkan metode konvensional. Hal ini membuat XTX Markets tetap kompetitif di tengah persaingan industri finansial global yang semakin ketat.

Daftar orang terkaya di Inggris 2026 ini membuktikan bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada satu sektor, tetapi bisa datang dari berbagai bidang yang berbeda. Mulai dari investasi, teknologi, hingga manufaktur, semuanya memiliki peluang besar jika dikelola dengan strategi yang tepat dan visi jangka panjang. Jadi, dari sembilan nama tersebut, siapa yang paling menginspirasi kamu untuk membangun kesuksesan di masa depan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team