Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

AS Resmi Hapus Tarif Impor Logam untuk Komponen Pesawat Sipil Taiwan

AS Resmi Hapus Tarif Impor Logam untuk Komponen Pesawat Sipil Taiwan
ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/chris robert)
Intinya Sih
  • Pemerintah AS resmi menghapus tarif tambahan untuk komponen pesawat sipil asal Taiwan berbahan logam, menurunkan biaya masuk rata-rata menjadi sekitar 1,12 persen.
  • Kebijakan berlaku surut sejak 1 Mei 2026, memungkinkan importir yang sudah membayar tarif lama mengajukan pengembalian dana melalui Bea Cukai AS.
  • Selain sektor penerbangan, AS juga menyesuaikan tarif impor suku cadang mobil dan produk kayu asal Taiwan dengan batas maksimal gabungan sebesar 15 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi menghapus sebagian tarif impor untuk produk-produk dari Taiwan, terutama komponen pesawat sipil. Kebijakan ini diumumkan di Washington pada Kamis (28/5/2026) sebagai tindak lanjut dari kesepakatan dagang yang telah disetujui oleh kedua belah pihak sebelumnya.

Aturan baru tersebut diterbitkan melalui dokumen resmi negara, Federal Register. Meski baru diumumkan secara resmi pada akhir Mei, penyesuaian tarif ini berlaku mundur untuk semua barang terkait yang masuk ke wilayah Amerika Serikat sejak 1 Mei 2026.

Table of Content

1. AS hapus tarif logam untuk pesawat sipil Taiwan

1. AS hapus tarif logam untuk pesawat sipil Taiwan

Pemerintah AS mencabut tarif tambahan Section 232 yang sebelumnya dikenakan pada komponen pesawat sipil asal Taiwan berbahan aluminium, baja, dan tembaga. Kebijakan pembebasan tarif ini hanya berlaku khusus untuk sektor penerbangan sipil, sehingga tidak mencakup pesawat militer ataupun pesawat tanpa awak (drone). Melalui penghapusan tarif tambahan ini, biaya masuk untuk komponen pesawat berbahan logam tersebut kini turun menjadi rata-rata sekitar 1,12 persen.

Lembaga Bea Cukai AS (U.S. Customs and Border Protection atau CBP) menjelaskan bahwa fasilitas ini menggunakan kode khusus HTSUS 9903.96.03. Agar bisa mendapatkan keringanan sesuai dengan kesepakatan Agreement on Trade in Civil Aircraft, para pengimpor diwajibkan menyertakan kode laporan "C" saat memasukkan barang tersebut.

"Pemerintah Amerika Serikat menghentikan penerapan tarif tambahan untuk baja, aluminium, dan tembaga pada komponen pesawat yang berasal dari Taiwan," kata Wakil Menteri Perdagangan AS untuk Perdagangan Internasional, William Kimmitt, dan Penasihat Umum Kantor Perwakilan Dagang AS, Jennifer Thornton, dilansir The Japan Times.

2. Aturan tarif baru berlaku mundur untuk pengembalian dana

Karena kebijakan ini berlaku sejak awal Mei 2026, para pengimpor yang terlanjur membayar tarif dengan nilai lama setelah tanggal tersebut berhak mendapatkan pengembalian dana. Pihak importir dapat mengajukan perbaikan data melalui formulir Post Summary Correction kepada Bea Cukai AS untuk memproses klaim pengembalian kelebihan bayar tersebut.

Proses pengembalian dana ini akan dilaksanakan sesuai dengan prosedur standar serta ketentuan hukum yang berlaku di Amerika Serikat.

"Segala bentuk pengembalian kelebihan tarif yang sudah dibayarkan oleh pengimpor akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku dan prosedur standar di Bea Cukai," kata Kimmitt dan Thornton.

3. AS juga batasi tarif suku cadang mobil dan kayu

Selain komponen pesawat, pemerintah AS juga menyesuaikan tarif impor untuk sejumlah produk lain asal Taiwan, seperti suku cadang mobil, kayu, kayu olahan, serta produk turunannya. Batas maksimal tarif gabungan untuk kelompok barang ini sekarang ditetapkan paling tinggi sebesar 15 persen. Melalui penyesuaian ini, rata-rata tarif untuk suku cadang mobil yang dikirim ke Amerika Serikat turun dari yang semula 26,71 persen menjadi 15 persen.

Sesuai ketentuan, apabila tarif dasar suatu produk sudah mencapai atau melebihi 15 persen, maka tarif tambahan Section 232 tidak akan dikenakan lagi. Namun, jika tarif dasarnya masih berada di bawah 15 persen, pemerintah AS akan menambahkan tarif Section 232 hingga total tarifnya mencapai 15 persen.

"Kami berharap fasilitas tarif ini dapat segera dipastikan. Pemerintah juga akan mendampingi para pengusaha untuk merundingkan batas kuota bebas tarif mereka masing-masing di pasar Amerika," kata Wakil Perdana Menteri Taiwan, Cheng Li-chiun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More