PHE Cetak Laba Rp15,05 T di Kuartal I-2026, Tumbuh 29,76 Persen

- PHE mencatat laba bersih Rp15,05 triliun pada kuartal I-2026, tumbuh 29,76 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
- Pendapatan perusahaan mencapai Rp58,48 triliun dengan pertumbuhan 2,39 persen yoy, didukung bisnis minyak mentah dan gas sebagai kontributor utama.
- Aset PHE naik 2,53 persen menjadi Rp520,9 triliun sementara liabilitas turun 0,65 persen dan kas meningkat signifikan hingga Rp62 triliun.
Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membukukan laba bersih sebesar 885,52 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp15,05 triliun (kurs Rp16.999 per dolar AS pada akhir Maret 2026).
Capaian laba tersebut naik 29,76 persen dibandingkan kuartal I-2025 atau secara year on year (yoy) yang sebesar 682,43 juta dolar AS atau setara Rp11,3 triliun (kurs Rp16.566 per dolar AS pada akhir Maret 2025.
1. Bukukan pendapatan Rp58 triliun

Pada kuartal I-2026, PHE membukukan pendapatan sebesar 3,44 miliar dolar AS atau setara Rp58,48 triliun. Capaian pendapatan itu tumbuh 2,39 persen (yoy).
Berdasarkan laporan keuangan PHE yang belum diaudit, pendapatan perusahaan terdiri dari bisnis minyak mentah dan gas senilai 2,98 miliar dolar AS atau setara Rp50,66 triliun. Angka itu merupakan kumulasi dari pihak berelasi dan pemerintah, serta pihak ketiga.
Kemudian, pendapatan dari penyesuaian bagi hasil senilai 173,52 juta dolar AS atau setara Rp2,95 triliun, fee domestic market obligation (DMO) senilai 121,74 juta dolar AS atau setara Rp2,06 triliun, serta jasa distribusi dan logistik energi senilai 135,48 juta dolar AS atau setara Rp2,3 triliun.
Perusahaan juga mencatatkan penurunan beban pokok penjualan hingga 2,12 miliar dolar AS atau setara Rp36,04 triliuun dibandingkan pada kuartal I-2025 yang sebesar 2,28 miliar dolar AS atau setara Rp37,77 triliun.
2. Liabilitas turun 0,65 persen

Liabilitas perusahaan pada kuartal I-2026 tercatat sebesar 15,94 miliar dolar AS atu setara Rp271 triliun. Angka itu terdiri dari liabilitas jangka panjang senilai 10,25 miliar dolar AS atau setara Rp174 triliun, dan jangka pendek senilai 5,7 miliar dolar AS atau setara Rp96,8 triliun.
Ekuitas perusahaan tercatat sebesar 16 miliar dolar AS atau setara Rp271,99 triliun pada kuartal I-2026, naik 5,92 persen dibandingkan kuartal IV-2025.
3. Aset naik 2,53 persen

Hingga akhir Maret 2026, PHE memiliki kas dan setara kas senilai 3,65 miliar dolar AS atau setara Rp62 triliun, naik 30,96 persen dibandingkan kuartal IV-2025.
Posisi aset perusahaan juga naik 2,53 persen pada kuartal I-2026, menjadi senilai 31,94 miliar dolar AS atau setara Rp520,9 triliun.
![[QUIZ] Dari Tanggal Lahirmu, Ini Ide Franchise yang Cocok Untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20240228/lisanto-fjxa21l-ihw-unsplash-a5b9962b3fc7f3cf62c097d65b42212c.jpg)




![[QUIZ] Dari Shio Kamu, Kami Tebak Ide Bisnis yang Cocok Untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20240328/10817217-19406371-d1bc7980c62d880a91283408a334e32a.jpg)












