Menyimpan uang tunai sering dianggap sebagai pilihan paling aman karena dana bisa digunakan kapan saja tanpa perlu menjual aset terlebih dahulu. Memiliki cadangan uang yang cukup memang penting untuk kebutuhan sehari-hari, dana darurat, maupun pengeluaran mendadak yang sulit diprediksi. Namun, menumpuk terlalu banyak uang dalam bentuk tunai ternyata juga dapat membawa risiko finansial yang kerap luput dari perhatian.
Rasa aman karena melihat saldo atau simpanan tunai dalam jumlah besar terkadang membuat seseorang lupa bahwa nilai uang terus berhadapan dengan perubahan kondisi ekonomi. Dana yang terlalu lama menganggur juga kehilangan kesempatan untuk berkembang melalui instrumen keuangan yang sesuai dengan tujuan dan profil risiko masing-masing. Karena itu, penting memahami batas antara memiliki likuiditas yang memadai dan menyimpan uang tunai secara berlebihan, yuk pahami alasannya bersama.
