Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

9 Cara Mengetahui Emas Putih dan Perak agar Tidak Salah Memilih

9 Cara Mengetahui Emas Putih dan Perak agar Tidak Salah Memilih
ilustrasi gelang emas (pexels.com/Pixabay)
Intinya Sih
  • Artikel menjelaskan berbagai cara membedakan emas putih dan perak, mulai dari pemeriksaan cap kadar, warna kilau, hingga berat logam untuk menghindari kesalahan saat membeli perhiasan.
  • Emas putih cenderung lebih berat, tahan oksidasi, dan berkilau terang karena lapisan rhodium, sedangkan perak lebih ringan, mudah kusam, serta memerlukan pembersihan rutin.
  • Harga dan perawatan menjadi pembeda penting; emas putih umumnya lebih mahal dan butuh pelapisan ulang rhodium, sementara perak lebih terjangkau namun perlu pemeliharaan berkala.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Perhiasan berwarna putih sering membuat banyak orang kesulitan membedakan antara emas putih dan perak. Sekilas, kedua logam ini memang tampak serupa karena sama-sama memiliki warna terang dan kilau yang menarik. Tidak sedikit pembeli yang akhirnya keliru saat memilih karena hanya mengandalkan penampilan fisik.

Padahal, cara mengetahui emas putih dan perak sebenarnya cukup mudah jika kamu memahami ciri-ciri dasarnya. Perbedaan keduanya dapat dilihat dari kadar logam, warna, berat, hingga ketahanannya terhadap penggunaan sehari-hari. Agar tidak salah membeli atau berinvestasi, simak berbagai cara membedakan emas putih dan perak berikut ini.

1. Periksa cap atau tanda kadar pada perhiasan

ilustrasi gelang emas
ilustrasi gelang emas (pexels.com/Godisable Jacob)

Cara mengetahui emas putih dan perak yang paling mudah adalah dengan memeriksa cap atau tanda kadar yang tertera pada perhiasan. Hampir semua perhiasan asli memiliki penanda khusus yang menunjukkan jenis serta kandungan logam yang digunakan. Tanda ini biasanya dibuat oleh produsen sebagai informasi sekaligus bukti keaslian produk.

Pada emas putih, cap yang umum ditemukan antara lain 14K, 18K, Au585, atau Au750. Sementara itu, perak biasanya memiliki tanda 925 untuk sterling silver atau 999 untuk perak murni. Cap tersebut umumnya berada di bagian yang tidak terlalu terlihat, seperti bagian dalam cincin atau pengait kalung, sehingga perlu diperiksa dengan teliti.

2. Amati warna dan karakter kilaunya

ilustrasi kalung emas (pexels.com/Arif khan)
ilustrasi kalung emas (pexels.com/Arif khan)

Meski sama-sama berwarna putih, emas putih dan perak memiliki karakter visual yang berbeda ketika diperhatikan lebih dekat. Perbedaan ini sering kali dapat terlihat tanpa memerlukan alat khusus. Kamu hanya perlu mengamati permukaan logam di bawah pencahayaan yang cukup.

Emas putih biasanya memancarkan kilau yang lebih terang dan tampak mewah karena adanya lapisan rhodium pada permukaannya. Sebaliknya, perak memiliki kilau yang lebih lembut dengan sedikit nuansa keabu-abuan. Seiring waktu, kilau perak juga cenderung berkurang lebih cepat dibandingkan emas putih.

3. Rasakan perbedaan berat logam

ilustrasi cincin emas (pexels.com/Nimble Video Productions Sydney)
ilustrasi cincin emas (pexels.com/Nimble Video Productions Sydney)

Berat perhiasan juga dapat menjadi petunjuk dalam membedakan emas putih dan perak. Banyak orang tidak menyadari bahwa massa jenis setiap logam berbeda sehingga menghasilkan bobot yang tidak sama. Faktor ini bisa dirasakan secara langsung ketika perhiasan digenggam.

Jika dibandingkan dengan ukuran yang serupa, emas putih umumnya terasa lebih berat daripada perak. Hal ini disebabkan oleh kandungan emas dan logam campuran yang memiliki massa jenis lebih tinggi. Karena itu, membandingkan berat dua perhiasan dengan ukuran yang hampir sama dapat membantu mengenali material yang digunakan.

4. Perhatikan tingkat ketahanan terhadap kerusakan

ilustrasi kalung emas (pexels.com/Piotr Wojnowski)
ilustrasi kalung emas (pexels.com/Piotr Wojnowski)

Ketahanan logam menjadi salah satu aspek penting yang membedakan emas putih dan perak. Karakteristik ini sangat berpengaruh terhadap usia pakai perhiasan dalam penggunaan sehari-hari. Semakin kuat logam tersebut, semakin kecil risiko mengalami perubahan bentuk atau kerusakan.

Emas putih dikenal memiliki struktur yang lebih kokoh sehingga tidak mudah mengalami deformasi. Di sisi lain, perak tergolong logam yang lebih lunak sehingga lebih rentan tergores atau berubah bentuk akibat tekanan. Karena alasan tersebut, emas putih sering dipilih untuk perhiasan yang digunakan dalam jangka panjang.

5. Lihat reaksinya terhadap oksidasi

ilustrasi gelang emas (pexels.com/Melike B)
ilustrasi gelang emas (pexels.com/Melike B)

Salah satu ciri yang cukup mudah diamati adalah perubahan warna akibat proses oksidasi. Setiap logam memiliki tingkat ketahanan yang berbeda ketika terpapar udara dan kelembapan dalam waktu lama. Reaksi inilah yang sering menjadi pembeda antara emas putih dan perak.

Perak cenderung lebih mudah mengalami oksidasi sehingga permukaannya dapat berubah menjadi kusam atau kehitaman. Sebaliknya, emas putih lebih tahan terhadap perubahan warna karena memiliki lapisan pelindung berupa rhodium. Jika sebuah perhiasan cepat menghitam setelah digunakan, besar kemungkinan material tersebut adalah perak.

6. Gunakan tes magnet sebagai pemeriksaan awal

ilustrasi kalung
ilustrasi kalung (pexels.com/Mohamad Ali Altaweel)

Tes magnet sering digunakan sebagai metode sederhana untuk mengenali karakter logam. Cara ini memang tidak dapat memberikan hasil yang sepenuhnya akurat, tetapi cukup membantu sebagai pemeriksaan awal. Pengujian juga dapat dilakukan dengan mudah menggunakan magnet kecil yang tersedia di rumah.

Baik emas putih maupun perak pada dasarnya bukan logam magnetis sehingga tidak akan menempel kuat pada magnet. Namun, apabila sebuah perhiasan menunjukkan daya tarik magnet yang cukup besar, ada kemungkinan logam tersebut mengandung campuran material lain dalam jumlah tinggi. Karena itu, hasil tes magnet sebaiknya dikombinasikan dengan pemeriksaan lainnya.

7. Cermati reaksi yang muncul pada kulit

ilustrasi kalung
ilustrasi kalung (pexels.com/Finley M)

Tidak sedikit orang yang mengalami iritasi atau alergi saat menggunakan perhiasan tertentu. Reaksi tersebut ternyata dapat menjadi petunjuk mengenai kandungan logam yang terdapat di dalam perhiasan. Oleh sebab itu, faktor ini juga patut diperhatikan ketika ingin mengenali jenis material yang digunakan.

Beberapa emas putih mengandung nikel yang dapat memicu alergi pada kulit sensitif. Sementara itu, perak murni umumnya lebih aman digunakan oleh sebagian besar orang. Jika kamu memiliki riwayat alergi logam, sebaiknya tanyakan komposisi bahan kepada penjual sebelum melakukan pembelian.

8. Bandingkan harga yang ditawarkan

ilustrasi kalung
ilustrasi kalung (pexels.com/Lum3n)

Harga merupakan faktor yang sering dijadikan acuan untuk membedakan emas putih dan perak. Nilai bahan baku yang terkandung di dalamnya membuat kedua logam ini memiliki rentang harga yang cukup jauh. Karena itu, harga dapat menjadi indikator awal sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Emas putih biasanya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi karena mengandung emas sebagai komponen utama. Sebaliknya, perak memiliki harga yang lebih terjangkau sehingga banyak digunakan untuk berbagai jenis aksesori. Jika menemukan produk yang diklaim sebagai emas putih tetapi dijual dengan harga sangat murah, kamu perlu lebih berhati-hati.

9. Kenali kebutuhan perawatan masing-masing logam

ilustrasi perak
ilustrasi perak (pexels.com/merwak. raw)

Perbedaan antara emas putih dan perak juga dapat terlihat dari cara perawatannya. Setiap logam memiliki karakteristik tersendiri yang memengaruhi kebutuhan pemeliharaan dalam jangka panjang. Pemahaman mengenai hal ini akan membantu menjaga kualitas perhiasan tetap optimal.

Emas putih biasanya memerlukan pelapisan ulang rhodium secara berkala agar kilau dan warnanya tetap terjaga. Sementara itu, perak membutuhkan pembersihan rutin untuk menghilangkan noda oksidasi yang membuat permukaannya tampak kusam. Dengan mengetahui kebutuhan perawatan tersebut, kamu dapat lebih mudah mengenali sekaligus merawat perhiasan yang dimiliki.

Memahami cara mengetahui emas putih dan perak dapat membantu kamu membuat keputusan yang lebih tepat saat membeli perhiasan. Berbagai aspek seperti cap kadar, warna, berat, ketahanan, hingga perawatan dapat menjadi petunjuk yang mudah diamati. Dengan mengenali perbedaan tersebut, kamu tidak hanya terhindar dari kesalahan pembelian, tetapi juga bisa memilih perhiasan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More