Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

InJourney: RI Sudah Bisa Ekspor Marshal buat MotoGP Malaysia-Jepang

InJourney: RI Sudah Bisa Ekspor Marshal buat MotoGP Malaysia-Jepang
Peluncuran program Discover More of Indonesia, Selasa (11/8/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Indonesia kini mengekspor marshal lokal ke MotoGP Malaysia di Sepang dan MotoGP Jepang di Motegi, setelah masih mengimpor petugas untuk WSBK Mandalika pada 2021.
  • Sirkuit Mandalika dinilai memberi dampak ekonomi dan sosial bagi Lombok Tengah melalui penyerapan tenaga kerja lokal serta peningkatan keterampilan masyarakat saat berbagai ajang berlangsung.
  • InJourney dan Garuda Indonesia menyediakan 170.845 kursi domestik gratis bagi wisman hingga November 2026, guna mendorong kunjungan Mandalika dan konektivitas menuju MotoGP 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Keandalan marshal atau petugas resmi di lintasan balap asal Indonesia makin diakui dunia. InJourney menyampaikan bahwa Indonesia telah mengirim marshal ke dua ajang MotoGP.

Senior Vice President Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan mengatakan, Indonesia telah mengekspor marshal ke ajang MotoGP Malaysia yang diselenggarakan di Sirkuit Sepang, dan MotoGP Jepang yang diadakan Sirkuit Mobility Resort Motegi.

  1. 1. Diawali dengan impor marshal

    Balapan World Superbike Mandalika 2021 (IDN Times/Muhammad Nasir)
    Balapan World Superbike Mandalika 2021 (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Yudhistira mengatakan, pada 2021, Indonesia masih mengimpor marshal pada penyelenggaraan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika. Namun, kini kondisinya jauh berbeda.

    “Tapi dua tahun kemudian Marshal-nya 100 persen lokal dan bahkan sudah diimpor sampai ke GP di Sepang sampai ke GP di Jepang di Sirkuit Motegi Jepang,” ucap Yudhistira di kantor InJourney, Jakarta, Selasa (11/8/2025).

  2. 2. Kehadiran destinasi wisata berdampak positif pada ekonomi masyarakat

    Balap mobil GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/5/2025). (dok. MGPA)
    Balap mobil GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/5/2025). (dok. MGPA)

    Yudhistira mengatakan, kehadiran Sirkuit Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga atau sports tourism di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) terbukti memberi dampak positif pada perekonomian masyarakat. Penyerapan tenaga kerja lokal pada setiap perhelatan yang digelar di Sirkuit Mandalika meningkatkan keterampilan masyarakat lokal, sehingga menciptakan nilai tambah bagi wilayah tersebut.

    “Ini membuktikan bahwa destinasi itu tidak hanya menciptakan satu jumlah wisatawan yang hadir, jumlah penonton yang hadir, tetapi menciptakan bagaimana economical impact, social impact yang kemudian manfaatnya dirasakan jauh lebih luas dari hanya sekedar rupiah. Ini yang penting bagi kami,” kata Yudhistira.

  3. 3. Dorong kunjungan wisatawan mancanegara ke Mandalika lewat kerja sama dengan Garuda Indonesia

    PHOTO-2026-03-29-20-06-35.jpeg
    Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika atau The Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). (dok. ITDC)

    Dalam upaya mendorong kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Mandalika, InJourney melakukan kerja sama program Discover More Indonesia dengan Garuda Indonesia. Melalui program itu, Garuda Indonesia memberikan 170.845 kursi penerbangan domestik gratis bagi wisman pemegang tiket perjalanan pulang-pergi internasional Garuda Indonesia. Program berlangsung mulai Agustus hingga akhir November 2026.

    Yudhistira mengatakan, selain menarik jumlah kunjungan wisman, berapa lama mereka tinggal, berapa banyak destinasi yang dikunjungi, serta berapa besar pengeluaran mereka selama berada di Indonesia juga penting untuk diperhatikan.

    Berdasarkan data yang disampaikan Yudhistira, rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara pada kuartal II-2026 mencapai sekitar 1.285 dolar AS, dengan rata-rata lama tinggal sekitar 10 malam. Artinya, semakin lama wisatawan tinggal dan semakin banyak destinasi yang dikunjungi, semakin besar pula potensi nilai ekonomi yang tercipta.

    Quality tourism itu tidak tentang bagaimana satu kedatangan wisatawan dapat menciptakan value yang lebih besar, tetapi lebih bagaimana manfaat yang lebih luas bagi Indonesia,” tutur dia.

    Dalam kerja sama itu, InJourney membawa konsep seamless journey, sehingga wisman menikmati rangkaian perjalanan mulai dari kedatangan di bandara, perjalanan menuju destinasi, akomodasi, hingga aktivitas belanja dalam satu ekosistem pariwisata.

    Dengan konsep tersebut, pengalaman wisata diharapkan tidak berakhir ketika wisatawan meninggalkan destinasi. Pengalaman positif dapat mendorong mereka kembali ke Indonesia sekaligus merekomendasikan perjalanan kepada keluarga dan komunitasnya. Penguatan konektivitas juga diarahkan untuk mendukung agenda internasional, termasuk MotoGP 2026 di Mandalika yang dijadwalkan berlangsung 9–11 Oktober 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More