Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

CEK FAKTA: Orang Kaya Desil 9-10 Paling Banyak Nikmati Subsidi BBM

CEK FAKTA: Orang Kaya Desil 9-10 Paling Banyak Nikmati Subsidi BBM
PT Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran Pertalite terus dilakukan sesuai penugasan yang diberikan Pemerintah. (Dok. Pertamina)
  • Kemenkeu mencatat subsidi dan kompensasi BBM 2025 mencapai Rp76 triliun dari total subsidi energi Rp305,2 triliun.
  • Desil 9 dan 10 menerima Rp34,6 triliun atau 45,53 persen subsidi BBM, dengan desil 10 memperoleh porsi terbesar Rp21,6 triliun.
  • Desil 1-4 hanya menerima Rp14,8 triliun atau 19,47 persen, sementara pemerintah membahas pembatasan Pertalite bagi kelompok kesejahteraan tertinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi, yang masuk kategori desil 9 dan 10 berpotensi tak bisa lagi membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, dan harus beralih ke BBM nonsubsidi.

Adapun pernyataan itu diumumkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa usai bertemu dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia kemarin, Selasa (11/8/2026).

Desil adalah pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan, dimulai dari yang paling miskin hingga paling sejahtera. Dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), desil 9 adalah gambaran masyarakat dengan tingkat kesejahteraan sangat tinggi relatif, dan desil 10 adalah masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi relatif.

Menurut Bahlil, penyaluran subsidi BBM tidak tepat sasaran, karena masyarakat desil 9 dan 10 masih menikmati subsidi BBM. Oleh sebab itu, pembatasan dilakukan agar penyaluran subsidi BBM lebih tepat sasaran, dan masyarakat rentan bisa menikmati secara optimal.

"Tadi kita membahas juga terhadap pola subsidi tepat sasaran. Selama ini kan kita tahu, sebagian subsidi tidak tepat sasaran. Masak orang kaya harus kita subsidi, contoh Pertalite. Desil 9, desil 10, masih kena, masih dapat subsidi," kata Bahlil.

Benarkah orang kaya yang masuk kriteria desil 9 dan 10 paling banyak menikmati subsidi BBM? Mari kita cek faktanya.

  1. 1. Sebanyak 45,53 persen subsidi dan kompensasi BBM diterima orang kaya

    CEK FAKTA: Orang Kaya Desil 9-10 Paling Banyak Nikmati Subsidi BBM
    Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan pasokan BBM jenis Pertalite aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat di Lampung. (Dok. Pertamina).

    Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), realisasi penyaluran subsidi energi dan kompensasi pada 2025 mencapai Rp305,2 triliun. Dari angka itu, realisasi subsidi dan kompensasi BBM sebesar Rp76 triliun.

    Dari data tersebut, masyarakat dengan tingkat kesejahteraan desil 9 menerima subsidi dan kompensasi BBM senilai Rp13 triliun, atau 17,11 persen dari total realisasi subsidi dan kompensasi BBM tahun 2025. Kemudian, masyarakat dengan tingkat kesejahteraan desil 10 menerima subsidi dan kompensasi BBM senilai Rp21,6 triliun, atau 28,42 persen dari total realisasi subsidi dan kompensasi BBM tahun 2025.

    Dengan demikian, kelompok pengeluaran tertinggi (Desil 9 dan Desil 10) menikmati Rp34,6 triliun, atau sekitar 45,5 persen (hampir separuh) dari total subsidi dan kompensasi BBM.

  2. 2. Masyarakat miskin hanya menerima 19,5 persen dari subsidi dan kompensasi BBM

    CEK FAKTA: Orang Kaya Desil 9-10 Paling Banyak Nikmati Subsidi BBM
    PT Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran Pertalite terus dilakukan sesuai penugasan yang diberikan Pemerintah. (Dok. Pertamina)

    Berikut nilai subsidi subsidi dan kompensasi BBM yang diterima masyarakat sesuai kriteria desil pada 2025, berdasarkan data Kemenkeu:

    • Desil 1: Rp2,6 triliun atau 3,42 persen
    • Desil 2: Rp3,5 triliun atau 4,61 persen
    • Desil 3: Rp4,6 triliun atau 6,05 persen
    • Desil 4: Rp4,1 triliun atau 5,39 persen
    • Desil 5: Rp5,3 triliun atau 6,97 persen
    • Desil 6: Rp5,3 triliun atau 6,97 persen
    • Desil 7: Rp7,8 triliun atau 10,26 persen
    • Desil 8: Rp8,2 triliun atau 10,79 persen
    • Desil 9: Rp13 triliun atau 17,11 persen
    • Desil 10: Rp21,6 triliun atau 28,42 persen.

    Melihat data di atas, maka nilai subsidi dan kompensasi BBM yang diterima masyakarat bawah/rentan miskin dengan tingkat kesejahteraan desil 1-4 totalnya Rp14,8 triliun, atau hanya 19,47 persen dari total realisasi subsidi dan kompensasi BBM pada 2025. Sementara, kelompok masyarakat menengah hingga teratas (desil 5-10), menerima subsidi dan kompensasi BBM senilai Rp61,2 triliun, atau setara 80,53 persen.

    Data di atas menunjukkan, informasi mengenai orang kaya lebih banyak menikmati BBM bersubsidi adalah fakta.

  3. 3. Penjelasan mengenai desil

    CEK FAKTA: Orang Kaya Desil 9-10 Paling Banyak Nikmati Subsidi BBM
    Warga Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Purwanto menerima bantuan renovasi rumah dari PT Djarum dan Polytron yang berupaya melakukan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (PKE) di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Kudus melalui program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH). (dok. Djarum)

    Untuk lebih memahami soal kriteria desil, berikut penjelasannya

    • Desil 1: Tingkat kesejahteraan relatif paling rendah
    • Desil 2: Tingkat kesejahteraan rendah
    • Desil 3: Tingkat kesejahteraan rentan
    • Desil 4: Tingkat kesejahteraan rentan menengah ke bawah
    • Desil 5: Tingkat kesejahteraan menengah bawah
    • Desil 6: Tingkat kesejahteraan menengah
    • Desil 7: Tingkat kesejahteraan menengah atas
    • Desil 8: Tingkat kesejahteraan relatif tinggi
    • Desil 9: Tingkat kesejahteraan sangat tinggi relatif
    • Desil 10: Tingkat kesejahteraan paling tinggi relatif.

    Masyarakat yang selama ini masuk kategori sebagai penerima bantuan sosial (bansos) adalah masyarakat dengan tingkat kesejahteraan desil 1-4.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More