GoPay Jamin Kembalikan Saldo yang Tiba-Tiba Hilang, Begini Caranya

- Saldo hilang bisa diklaim dengan dua skenario utama, yaitu Brute Force dan Phone Loss
- Syarat utama klaim saldo kembali termasuk verifikasi akun dan penggunaan PIN sebagai otentikasi transaksi
- GoPay mengimbau pengguna untuk menjaga keamanan akun dengan menggunakan PIN yang kuat dan tidak memberikan kode OTP kepada siapa pun
Jakarta, IDN Times - GoPay menjamin akan kembalikan saldo yang tiba-tiba hilang melalui program Jaminan Saldo Kembali. Program ini disebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan bertransaksi digital, khususnya untuk pengguna yang mengalami kehilangan saldo akibat penyalahgunaan akun oleh pihak tidak bertanggung jawab.
“Program Jaminan Saldo Kembali memberikan rasa aman dan tenang dalam menggunakan aplikasi GoPay untuk kebutuhan transaksi harian. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pengguna bisa melakukan klaim saldo hilang mengikuti syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan,” jelas Head of Corporate Affairs GoPay Audrey Progastama Petriny dikutip dalam keterangan pers, Rabu (7/1/2026).
1. Saldo yang hilang bisa diklaim dengan dua skenario utama

Lebih lanjut, klaim pengembalian saldo dapat diajukan pengguna dalam dua situasi utama. Pertama, jika terjadi Brute Force atau pengambilalihan akun secara paksa oleh pihak tidak bertanggung jawab. Kedua, dalam kasus Phone Loss, yaitu ketika akun digunakan tanpa izin karena pengguna kehilangan perangkat selulernya.
Proses pengajuan klaim dilakukan melalui aplikasi GoPay. Pengguna dapat membuka menu Pengaturan dan Keamanan, memilih GoPay Aman, lalu masuk ke opsi Jaminan Saldo Kembali untuk mengisi dan mengirimkan formulir klaim yang akan diproses lebih lanjut.
2. Syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi

Kendati, program ini hanya berlaku bagi pengguna yang memenuhi persyaratan tertentu. Syarat utama adalah pengguna telah lulus verifikasi atau telah meng-upgrade akun ke GoPay Plus sebelum kejadian, serta telah mengaktifkan PIN sebagai otentikasi transaksi di GoPay.
Selain itu, pengguna juga dinyatakan tidak membagikan PIN atau kode OTP kepada siapa pun sebelum kasus yang dijamin terjadi. Pemenuhan syarat-syarat ini menjadi dasar penting untuk dapat menerima pengembalian saldo.
3. Imbauan dari GoPay sebagai langkah pencegahan

Sementara, GoPay juga mengimbau pengguna untuk selalu menjaga keamanan akun. Beberapa langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain menggunakan kombinasi PIN yang tidak mudah ditebak dan menggantinya secara berkala, serta tidak memberikan kode OTP kepada siapa pun.
Pihak GoPay juga menyarankan untuk tidak mengakses file, tautan, atau situs web yang mencurigakan, dan selalu menjaga kerahasiaan data serta informasi pribadi. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko penipuan dan penyalahgunaan akun.


















