Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hutama Karya Cetak Laba Rp464 Miliar di Kuartal I-2026

Hutama Karya Cetak Laba Rp464 Miliar di Kuartal I-2026
Kantor pusat PT Hutama Karya (Persero) atau HK Tower di Jakarta Timur. (dok. Hutama Karya)
Intinya Sih
  • Hutama Karya mencatat laba bersih Rp464 miliar pada kuartal I-2026, tumbuh 3,6 persen yoy dan melampaui target RKAP sebesar 172,49 persen.
  • Segmen tol Trans Sumatra menyumbang EAT Rp333 miliar, ditambah kontribusi anak usaha HKI Rp167 miliar; total aset perusahaan mencapai Rp189,84 triliun dengan utang turun 15,34 persen.
  • Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra telah mencapai 1.108 km hingga Maret 2026 dengan fokus konstruksi di ruas Betung–Jambi, Rengat–Pekanbaru, dan Palembang–Betung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times – PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp464 miliar pada kuartal I-2026, tumbuh 3,6 persen secara year on year (yoy).

Angka tersebut melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang sebelumnya dipatok di angka Rp269 miliar. Angka tersebut tercapai sebesar 172,49 persen dari target RKAP.

1. Tol Trans Sumatra jadi mesin uang utama

Hutama Karya Cetak Laba Rp464 Miliar di Kuartal I-2026
Gerbang Tol (GT) Bayung Lencir di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). (Dok. Hutama Karya)

Sektor pengoperasian jalan tol masih menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan. Dari total laba yang diraih, segmen ini menyumbangkan Earning After Tax (EAT) sebesar Rp333 miliar.

Selain dari operasional tol, laba juga didongkrak oleh kinerja anak usaha, yakni PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang memberikan kontribusi sebesar Rp167 miliar.

2. Aset Tembus Rp189 triliun, utang dipangkas 15 Persen

WhatsApp Image 2025-09-18 at 13.09.14 (3).png
Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket II. (Dok. Hutama Karya)

Hutama Karya juga menunjukkan perbaikan pada struktur neraca keuangan. Hingga akhir Maret 2026, total aset konsolidasi perusahaan mencapai Rp189,84 triliun.

Beberapa indikator kesehatan finansial lainnya yang tercatat antara lain:

  • Ekuitas: Tumbuh 2,31 persen (yoy) menjadi Rp141,64 triliun.
  • Liabilitas: Total utang berhasil ditekan turun sebesar 15,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  • Order Book: Perusahaan mengantongi kontrak senilai Rp36,37 triliun yang didominasi oleh proyek-proyek pemerintah.

3. Progres Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) capai 1.108 KM

Gerbang Tol (GT) KayuAgung di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS).
Gerbang Tol (GT) KayuAgung di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). (Dok. Hutama Karya)

Dari sisi pembangunan fisik, Hutama Karya mengebut penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatra. Hingga akhir kuartal I-2026, kumulatif panjang tol yang telah dibangun mencapai 1.108 kilometer (km).

Pada periode tiga bulan pertama tahun ini, terdapat penambahan panjang jalan tol baru sejauh 10,1 km. Saat ini, fokus konstruksi aktif berada pada tiga ruas utama, yaitu Betung–Jambi, Rengat–Pekanbaru, dan Palembang–Betung.

Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, menjelaskan bahwa disiplin finansial menjadi kunci perusahaan bertahan di tengah volatilitas ekonomi global.

"Di tengah ketidakpastian global, kami justru membuktikan bahwa infrastruktur yang dikelola dengan disiplin finansial adalah investasi yang tahan banting," ujar Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro dalam keterangan tertulis yang dikutip Rabu, (29/4/2026).

Kedepannya, perusahaan menetapkan empat pilar strategi untuk menjaga tren positif ini, mulai dari pengendalian biaya ketat, optimasi energi di lingkungan kerja dan proyek, hingga peningkatan kompetensi SDM untuk bersaing di industri konstruksi nasional.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More