Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pandu Sjahrir: Danantara Investasi di Pasar Modal sejak Akhir 2025

IMG_20250728_161348.jpg
CIO Danantara, Pandu Sjahrir (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
Intinya sih...
  • Danantara mulai investasi sejak akhir Desember 2025, menambah eksposur investasinya secara bertahap.
  • Enam bulan awal fokus lewat manajer investasi untuk tata kelola dan mitigasi risiko, serta mendorong partisipasi pelaku pasar lainnya.
  • Saham likuid dan fundamental kuat menjadi prioritas utama dalam kriteria investasi Danantara.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia menegaskan perannya sebagai pemain aktif di pasar modal nasional sejak akhir Desember 2025. Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir, yang mengungkapkan bahwa Danantara telah mulai menempatkan dana secara konsisten di pasar publik Indonesia.

Menurut Pandu, langkah ini merupakan bagian dari mandat Danantara sebagai investment management yang berfokus pada investasi langsung maupun tidak langsung, baik di pasar publik maupun private market.

Sejak awal, Danantara juga telah berkoordinasi dengan regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia, untuk memastikan kehadirannya sebagai active market participant di ekosistem pasar modal Tanah Air.

1. Danantara mulai investasi sejak akhir Desember 2025

CIO Danantara, Pandu Sjahrir (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
CIO Danantara, Pandu Sjahrir (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Pandu mengonfirmasi bahwa Danantara sudah mulai berinvestasi di pasar modal sejak akhir Desember 2025 dan hingga kini terus menambah eksposur investasinya secara bertahap. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, Danantara tercatat melakukan pembelian setiap hari melalui manajer investasi yang telah ditunjuk.

“Bisa saya lapor juga, kita sudah dari akhir Desember sudah mulai berinvestasi, sudah nambah setiap hari kita investasi,” ujar Pandu pada Minggu (1/2/2026).

Strategi ini menandai komitmen Danantara untuk terlibat aktif, bukan sekadar sebagai investor pasif, di pasar modal Indonesia.

2. Enam bulan awal fokus lewat manajer investasi

CIO Danantara, Pandu Sjahrir. (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
CIO Danantara, Pandu Sjahrir. (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Dalam fase awal sekitar enam bulan ke depan, Danantara memilih menyalurkan dananya melalui manajer investasi.

Menurut Pandu, pendekatan ini bukan tanpa alasan. Selain untuk memastikan tata kelola dan mitigasi risiko, strategi tersebut juga bertujuan mendorong partisipasi pelaku pasar lainnya.

Meski melalui pihak ketiga, Danantara tetap memberikan arahan investasi yang jelas dan terukur kepada manajer investasi yang ditunjuk.

3. Saham likuid dan fundamental kuat jadi prioritas

Direktur Utama Electrum, Pandu Sjahrir (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
Direktur Utama Electrum, Pandu Sjahrir (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Terkait kriteria investasi, Pandu menegaskan bahwa Danantara berfokus pada saham dengan likuiditas tinggi, fundamental bisnis yang kuat, serta arus kas yang sehat. Ia menekankan bahwa aspek likuiditas menjadi prioritas utama, diikuti kualitas bisnis dan fundamental perusahaan.

Pendekatan ini dinilai penting agar setiap keputusan investasi dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menangkap peluang valuasi menarik di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai masih berjalan baik.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

4 Pengeluaran yang Berpotensi Bengkak saat Musim Hujan

01 Feb 2026, 23:45 WIBBusiness