Profil Hasan Fawzi yang Ditunjuk Jadi Pejabat Pengganti di DK OJK

Hasan Fawzi ditunjuk sebagai pejabat pengganti di DK OJK
Mempunyai karier panjang di sektor pasar modal
Raih gelar sarjana dari ITB dan pernah jadi direktur utama KPEI
Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk Hasan Fawzi sebagai pejabat pengganti di posisi Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Posisi itu sebelumnya dijabat oleh Inarno Djajadi yang mengundurkan diri pada Jumat (30/1/2026). Penunjukan ini dilakukan dalam rapat Dewan Komisioner OJK yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu (31/1/2026).
Hasan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, kini resmi menjadi anggota Dewan Komisioner (ADK) Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.
Lalu, bagaimana rekam jejak karier dari Hasan Fawzi? Berikut adalah perjalanan karier profesionalnya:
1. Memiliki karier yang panjang di sektor pasar modal

Hasan Fawzi memiliki jejak karier yang cukup panjang dan beragam di sektor pasar modal, yang dimulai sejak awal ia mengawali perjalanan profesionalnya di dunia keuangan.
Lahir di Purwakarta pada 27 April 1970, Hasan memulai kariernya di PT Kliring Depositori Efek Indonesia (KDEI), sebuah lembaga yang bergerak di bidang kliring dan penyelesaian transaksi efek, tempat di mana ia mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala Departemen Pengembangan Sistem pada periode 1993 hingga 1997, sebelum melanjutkan ke posisi-posisi strategis lainnya yang semakin memperkaya pengalaman dan kompetensinya di industri pasar modal.
2. Raih gelar sarjana dari ITB

Terkait dengan jenjang pendidikannya, Hasan Fawzi meraih gelar Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1993, yang menjadi fondasi awal bagi karier profesionalnya di bidang teknologi dan pasar modal. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, Hasan melanjutkan karier di PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), di mana ia menjabat sebagai Kepala Divisi Teknologi Informasi pada periode 1997 hingga 2008, memperdalam keahlian di bidang teknologi informasi yang sangat penting dalam industri pasar modal.
Tak hanya fokus pada karier, Hasan juga mengembangkan dirinya di bidang akademik dengan melanjutkan pendidikan pascasarjana, meraih Master of Business Administration (MBA) dari Universitas L'IAE de Grenoble, Université Pierre Mendes di Prancis, serta gelar Magister Manajemen (MM) dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2008, yang semakin memperkaya perspektifnya dalam manajemen dan strategi bisnis di dunia pasar modal dan keuangan.
3. Pernah jadi direktur utama KPEI

Karier Hasan berlanjut dengan menjabat sebagai Direktur di PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) pada 2008-2012. Selanjutnya, ia menjadi Direktur Utama KPEI selama dua periode antara 2013 hingga 2018. Pada 2018-2022, Hasan juga menjabat sebagai Direktur Pengembangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Selain itu, Hasan memiliki pengalaman sebagai Komisaris Utama di beberapa perusahaan, antara lain PT Pefindo Biro Kredit (2022-2023), Komisaris Utama dan Independen di PT RHB Sekuritas Indonesia (2022-2023), serta Komisaris Independen di PT Merdeka Battery Materials Tbk pada 2023.
Dengan pengalaman yang luas di dunia pasar modal, Hasan Fawzi diharapkan dapat membawa stabilitas dan inovasi bagi sektor pasar modal Indonesia dalam posisi barunya di OJK.


















