Banyak orang bermimpi membangun kekayaan yang bisa dinikmati anak, cucu, bahkan cicit mereka. Namun kenyataannya, mempertahankan harta warisan ternyata jauh lebih sulit daripada mengumpulkannya.
Menurut penelitian selama sekitar 20 tahun yang dilakukan oleh The Williams Group terhadap lebih dari 3.200 keluarga berada, sekitar 70 persen keluarga kehilangan kekayaannya pada generasi kedua, dan 90 persen pada generasi ketiga. Temuan tersebut menunjukkan tantangan terbesar dalam mempertahankan warisan bukan terletak pada besarnya aset yang dimiliki, melainkan pada kemampuan keluarga dalam mengelola, melindungi, dan mewariskan kekayaan tersebut kepada generasi berikutnya.
Berbagai kebiasaan sehari-hari, konflik keluarga, hingga kurangnya pendidikan keuangan sering menjadi penyebab utama kekayaan perlahan menghilang. Jika kamu ingin membangun warisan yang bertahan lama, memahami penyebab kegagalannya menjadi langkah penting untuk dilakukan sejak sekarang.
